Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

TNI AD Rampungkan Jembatan Bailey di Langkat, Akses Warga Dua Kecamatan Kembali Normal

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

TNI AD Rampungkan Jembatan Bailey di Langkat, Akses Warga Dua Kecamatan Kembali Normal
Foto: (Sumber: Jembatan bailey yang dibangun TNI AD selesai dibangun, Senin (26/1/2026). Jembatan ini menghubungkan Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dengan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. (ANTARA/Ho-Humas TNI AD).)

Pantau - Personel TNI Angkatan Darat (TNI AD) telah berhasil menyelesaikan pembangunan jembatan bailey yang menghubungkan Desa Besilam Bukit Lembasa, Kecamatan Wampu, dengan Desa Banjaran Raya, Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara.

Pulihkan Jalur Darat Pascabencana

Pembangunan jembatan rampung pada Senin, 26 Januari 2026, dan menjadi bagian dari percepatan pemulihan infrastruktur di wilayah terdampak bencana.

Dalam siaran pers resmi TNI AD yang diterima di Jakarta, dijelaskan bahwa pembangunan jembatan bailey ini dilakukan untuk memperbaiki jalur darat yang sebelumnya terputus akibat bencana alam.

"Ini merupakan bagian dari upaya TNI AD dalam membantu percepatan pemulihan wilayah terdampak bencana," ungkap Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Donny Pramono, saat dikonfirmasi di Jakarta.

Jembatan yang dibangun menggunakan rangka baja portabel tipe Bailey 2-1 dengan spesifikasi panjang 30 meter dan lebar 3,65 meter.

Jembatan ini dapat dilalui oleh kendaraan roda dua maupun roda empat, sehingga memulihkan konektivitas antarwilayah secara fungsional.

Donny menegaskan bahwa dengan selesainya pembangunan jembatan ini, aktivitas sosial dan perekonomian masyarakat di kedua desa kembali berjalan normal.

Pembangunan Serentak di Wilayah Sumatera

Selain di Langkat, TNI AD juga sedang melaksanakan pembangunan jembatan di sejumlah jalur darat lainnya yang terdampak bencana di wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Salah satu proyek yang tengah berjalan adalah pembangunan jembatan gantung di Kecamatan Silih Nara, Kabupaten Aceh Tengah, yang saat ini telah mencapai progres sekitar 39 persen.

Donny berharap pembangunan infrastruktur jembatan secara serentak ini dapat mempercepat proses pemulihan wilayah-wilayah terdampak bencana secara maksimal.

 

Penulis :
Ahmad Yusuf