Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Transportasi dan Tol untuk Lebaran 2026, Termasuk Bantuan Sosial Beras dan Minyak Goreng

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemerintah Siapkan Diskon Tiket Transportasi dan Tol untuk Lebaran 2026, Termasuk Bantuan Sosial Beras dan Minyak Goreng
Foto: Arsip foto - Calon penumpang antre masuk pesawat di Terminal Domestik Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Badung, Bali, Jumat 11/4/2025 (sumber: ANTARA FOTO/Fikri Yusuf)

Pantau - Pemerintah akan memberikan program diskon tiket transportasi dan tarif jalan tol untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa libur Ramadhan dan Lebaran 2026.

Kebijakan ini mencakup potongan harga untuk berbagai moda transportasi, mulai dari tiket pesawat, tiket kereta api, angkutan laut, angkutan darat, hingga tarif jalan tol.

"Untuk menjelang hari raya lebaran nanti, beberapa program telah dipersiapkan termasuk untuk diskon transportasi, baik itu pesawat, kereta api, angkutan laut, angkutan darat, dan juga jalan tol itu sudah dipersiapkan," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto usai Rapat Koordinasi Tim Pengendali Inflasi Pusat di Jakarta pada Kamis.

Langkah ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masyarakat selama musim mudik Lebaran dan menjaga kelancaran arus perjalanan.

Selain insentif transportasi, pemerintah juga menyiapkan bantuan sosial berupa beras dan minyak goreng bagi masyarakat.

"Demikian pula untuk bantuan sosial, baik itu beras maupun MinyaKita senang siapkan juga, dan kita akan melakukan rapat koordinasi inflasi juga di bulan Juni tahun ini," ia mengungkapkan.

Realisasi Program Diskon Nataru Jadi Acuan Kebijakan Lebaran

Program diskon transportasi ini sebelumnya telah diterapkan pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025–2026 dan terbukti efektif dalam mendorong mobilitas serta menjaga momentum aktivitas ekonomi nasional.

Capaian realisasi pada sejumlah moda transportasi selama Nataru melebihi target yang ditetapkan.

Moda Kereta Api: PT KAI memberikan diskon 30 persen untuk tiket kereta api ekonomi komersial selama 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Diskon ini mencakup 156 kereta reguler dan 26 kereta tambahan. Dari target 1,5 juta penumpang, realisasi mencapai 1,7 juta atau 112,6 persen.

Moda Angkutan Laut: PT PELNI memberi diskon tarif 20 persen di luar asuransi dan pas pelabuhan untuk 25 kapal penumpang di seluruh trayek pada 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Realisasi penumpang lebih dari 406 ribu orang atau sekitar 100 persen dari target 405 ribu.

Moda Penyeberangan: PT ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon jasa pelabuhan hingga 100 persen di 16 pelabuhan pada delapan lintasan selama periode 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026. Tercatat 206 ribu penumpang (90,9 persen dari target) dan 465 ribu unit kendaraan (94,5 persen dari target) memanfaatkan fasilitas ini.

Moda Penerbangan: Pemerintah memberikan insentif berupa skema PPN Ditanggung Pemerintah (DTP), diskon fuel surcharge, pemotongan biaya jasa kebandarudaraan, serta perpanjangan jam operasional bandara. Hasilnya, tarif tiket pesawat turun sekitar 13–14 persen. Realisasi penumpang mencapai 3,7 juta orang, melampaui target 3,5 juta (104,2 persen).

Program serupa kini sedang dipersiapkan untuk periode Lebaran dengan harapan dapat memberikan manfaat yang sama seperti pada libur Nataru.

Dukungan Pemerintah Jelang Ramadan dan Lebaran 2026

Pemerintah juga berkomitmen menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat dengan menyalurkan bantuan sosial berupa beras dan MinyaKita.

Rapat koordinasi lanjutan mengenai inflasi dan pengendalian harga akan dilaksanakan pada Juni 2026 sebagai bagian dari evaluasi dan tindak lanjut kebijakan.

Langkah ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam memastikan kelancaran arus mudik dan perlindungan terhadap kebutuhan dasar masyarakat selama periode hari besar keagamaan.

Penulis :
Shila Glorya