Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

DKI Jakarta Bangun Empat Rumah Pompa Baru di Cempaka Putih untuk Perkuat Pengendalian Banjir

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

DKI Jakarta Bangun Empat Rumah Pompa Baru di Cempaka Putih untuk Perkuat Pengendalian Banjir
Foto: Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta Rano Karno meninjau lokasi pembangunan pompa air di Cempaka Putih Barat dan Cempaka Putih, Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Sumur Batu, Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis 29/1/2026 (sumber: Pemprov DKI Jakarta)

Pantau - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta membangun empat rumah pompa air baru di wilayah Cempaka Putih Barat dan Cempaka Putih, Jakarta Pusat, guna memperkuat pengendalian banjir dan mereduksi debit air di sistem Polder Cempaka Putih.

Pembangunan Difokuskan di Titik Rawan Genangan

Pembangunan rumah pompa ini dilaksanakan oleh Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, dengan lokasi pembangunan tersebar di dua titik di Jalan Letjen Suprapto dan dua titik di Jalan Cempaka Putih Barat 26.

"Upaya ini difokuskan pada kawasan rawan genangan, khususnya di sepanjang Jalan Letjen Suprapto dan wilayah Kelurahan Cempaka Putih Barat", kata Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno saat meninjau lokasi.

Rano Karno berharap rumah pompa ini dapat memperkuat sistem polder dan mempercepat pembuangan air sehingga genangan bisa surut lebih cepat di titik-titik rawan.

Empat Rumah Pompa Siap Atasi Genangan Hingga 250 Hektare

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum, menyebutkan empat rumah pompa yang dibangun, yaitu:

  • Rumah Pompa Cempaka Putih di Jalan Letjen Suprapto Sisi Barat, dengan kapasitas tiga meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih di Jalan Letjen Suprapto Sisi Timur, dengan kapasitas lima meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih Barat Sisi Utara, dengan kapasitas empat meter kubik per detik.
  • Rumah Pompa Cempaka Putih Barat Sisi Selatan, dengan kapasitas enam meter kubik per detik.

Total kapasitas seluruh rumah pompa mencapai 18.000 liter per detik atau setara dengan 18 meter kubik per detik.

"Kapasitas tersebut diharapkan mampu menangani genangan pada area hampir 250 hektare di kawasan Cempaka Putih dan sekitarnya", kata Ika.

Ika menyampaikan bahwa pembangunan rumah pompa sudah dikontrakkan pada akhir Desember 2025.

"Saat ini, proses mobilisasi alat sedang berlangsung. InsyaAllah, pembangunan fisik akan dimulai pada bulan depan", ujar Ika.

Penulis :
Leon Weldrick