Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Kawal Ketat Tata Kelola Sekolah Terintegrasi demi Pemerataan Akses Pendidikan Berkualitas

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemerintah Kawal Ketat Tata Kelola Sekolah Terintegrasi demi Pemerataan Akses Pendidikan Berkualitas
Foto: Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini (sumber: KemenPANRB)

Pantau - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) menegaskan komitmennya dalam mengawal tata kelola penyelenggaraan Sekolah Terintegrasi agar program tersebut memiliki struktur yang jelas dan operasional yang efektif lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah.

Menteri PANRB Rini Widyantini menyampaikan bahwa Kementerian PANRB tidak hanya mendukung penguatan sumber daya manusia aparatur, tetapi juga membantu memetakan tata kelola operasional Sekolah Terintegrasi.

"Dalam program ini, Kementerian PANRB tidak hanya mendukung penguatan sumber daya manusia aparatur, tetapi juga membantu memetakan tata kelola operasional Sekolah Terintegrasi, termasuk bagaimana keterhubungan kerja antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar pelaksanaannya berjalan terarah", ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam Rapat Tingkat Menteri (RTM) yang membahas percepatan penyelenggaraan Sekolah Terintegrasi sebagai bagian dari transformasi pendidikan nasional.

Program ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto agar pendidikan berkualitas tersedia secara merata dan terjangkau bagi seluruh anak Indonesia.

Penguatan Tata Kelola Lintas Instansi

Rini menekankan bahwa penguatan tata kelola sangat penting agar seluruh instansi memahami peran dan tanggung jawab masing-masing.

Ia juga menyampaikan bahwa pihaknya akan memastikan pola kerja lintas kementerian dan lembaga tersusun secara jelas.

"Kami akan memastikan pola kerja lintas kementerian dan lembaga tersusun jelas, sehingga implementasi Sekolah Terintegrasi dapat berjalan konsisten, terukur, dan akuntabel", ujarnya.

Melalui sinergi antarinstansi, pemerintah optimistis Sekolah Terintegrasi dapat menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan pemerataan akses pendidikan berkualitas yang inklusif dan berkelanjutan bagi seluruh anak usia sekolah di Indonesia.

Arahan dan Dukungan Kementerian Terkait

Dalam rapat yang sama, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno menekankan pentingnya penyamaan persepsi antar kementerian dan lembaga.

"Melalui RTM ini kita diharapkan dapat menyamakan persepsi dalam mendukung realisasi penugasan dari Bapak Presiden secara terkoordinasi", ia mengungkapkan.

Pratikno menambahkan bahwa tujuan utama dari program Sekolah Terintegrasi adalah menyediakan akses pendidikan berkualitas yang inklusif dan komprehensif dari jenjang SD hingga SMA di seluruh wilayah Indonesia.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pentingnya menjadikan kebutuhan masyarakat sebagai dasar dalam implementasi program.

"Setiap langkah yang diambil pemerintah harus berangkat dari kebutuhan nyata, sehingga pelaksanaannya tepat sasaran, dapat dipahami, serta diterima oleh masyarakat", ujarnya.

Fokus Pembentukan Karakter dan Kompetensi Global

Sekolah Terintegrasi dirancang sebagai satuan pendidikan yang menggabungkan penguatan akademik, pembentukan karakter, dan pengembangan kompetensi global.

Program ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang berkarakter kuat, unggul, dan mampu bersaing di tingkat global.

Pembelajaran di dalamnya diarahkan untuk membentuk delapan karakter utama, yaitu keimanan dan ketakwaan, sikap kewargaan, kemampuan berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesadaran kesehatan fisik dan mental, serta kecakapan komunikasi.

Penulis :
Arian Mesa