
Pantau - Banjir masih menggenangi empat kecamatan di Kabupaten Serang, Banten, hingga Minggu pagi, 1 Februari 2026.
Wilayah terdampak aktif meliputi Kecamatan Binuang, Carenang, Tanara, dan Anyer, dengan total lima desa yang masih tergenang air.
Pemerintah Kabupaten Serang telah menetapkan status Tanggap Darurat bencana hidrometeorologi untuk wilayah tersebut.
Ketinggian Air Beragam, Beberapa Lokasi Mulai Surut
Di Kecamatan Tanara, tepatnya di Desa Tanara, tinggi muka air (TMA) tercatat antara 15 hingga 80 cm.
Perumahan Grand Mekarsari di Kecamatan Carenang mengalami genangan antara 5 hingga 70 cm.
Di Kecamatan Binuang, Kampung Kuranji di Desa Cakung masih mengalami kenaikan air hingga 40 cm, sementara Perumahan Green Harmony Warakas masih tergenang dengan ketinggian 30 hingga 60 cm, meskipun mulai menurun.
Di Kecamatan Anyer, genangan di Desa Kosambironyok mulai surut dengan TMA antara 5 hingga 25 cm.
Ribuan Warga Mengungsi, BPBD Lakukan Penanganan
Sebanyak 304 kepala keluarga atau 1.161 jiwa tercatat mengungsi ke titik-titik pengungsian yang tersebar di Binuang, Carenang, dan Tanara.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Serang melakukan pemantauan lanjutan di wilayah terdampak, menyalurkan bantuan kebutuhan dasar bagi para pengungsi, dan menempatkan alat penyedot air di area strategis.
BPBD juga mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, khususnya di wilayah Kabupaten Serang bagian timur, yang diperkirakan berlangsung hingga 2 Februari 2026.
- Penulis :
- Gerry Eka








