
Pantau - Kepolisian melakukan pengecekan tempat kejadian perkara dan saksi untuk mendalami kasus penyerangan terhadap pegawai ritel di kawasan Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, yang terjadi pada Sabtu, 31 Januari 2026, dini hari.
Pengecekan dan penyelidikan dilakukan oleh jajaran Polres Jakarta Selatan bersama Polsek setempat untuk mengungkap kronologi dan pelaku kejadian.
Kasi Humas Polres Jakarta Selatan AKBP Murodih mengatakan, “Pihak kepolisian, baik dari Polres maupun Polsek, sudah mengambil langkah-langkah, baik pengecekan TKP, melakukan penyelidikan, dan juga meminta keterangan saksi”.
Polisi Masih Menunggu Laporan Korban
Hingga saat ini, Kepolisian masih terus melakukan penyelidikan lanjutan dengan memeriksa saksi-saksi dan mengecek lokasi kejadian.
AKBP Murodih menyatakan pihaknya berharap korban segera melapor agar proses penyelidikan dapat didalami lebih lanjut.
Ia mengungkapkan, “Kita masih menunggu, ya, untuk korban bisa melapor, baik ke Polres maupun Polsek. Sampai saat ini, memang kita masih menunggu, ya, belum ada korban untuk melaporkan”.
Berawal dari Video Viral
Kasus ini mencuat setelah beredar video viral di media sosial @infojkt24 yang memperlihatkan sekelompok orang berseteru dan menghancurkan barang-barang di sebuah toko ritel.
Dalam keterangan unggahan video tersebut disebutkan adanya dugaan sebuah mobil menabrak sepeda motor yang terparkir di area toko ritel.
Pemilik sepeda motor kemudian meminta pertanggungjawaban kepada pengemudi mobil atas insiden tersebut.
Pengemudi mobil menyampaikan bahwa keluarganya akan datang ke lokasi untuk menyelesaikan persoalan yang terjadi.
Namun, saat sekelompok orang yang mengaku sebagai keluarga pengemudi datang ke lokasi, justru terjadi penganiayaan terhadap pegawai ritel.
Akibat insiden tersebut, sejumlah pegawai ritel mengalami luka-luka.
Para pegawai yang menjadi korban memilih tidak melaporkan kejadian tersebut ke polisi karena khawatir adanya serangan susulan.
- Penulis :
- Aditya Yohan








