Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Kepala Bakom RI: Arahan Presiden Prabowo Jadi Kompas Moral Aparatur Negara

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kepala Bakom RI: Arahan Presiden Prabowo Jadi Kompas Moral Aparatur Negara
Foto: Kepala Badan Komunikasi (Ka Bakom) Pemerintah RI Angga Raka Prabowo (dua kanan) mengikuti Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat-Pemerintah Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026) yang dipimpin oleh Presiden Prabowo Subianto (sumber: Badan Komunikasi Pemerintah RI)

Pantau - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Angga Raka Prabowo, menegaskan bahwa arahan Presiden Prabowo Subianto dalam Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) menjadi kompas moral dan arah kerja bagi seluruh aparatur negara di tingkat pusat dan daerah.

Rakornas Dipimpin Presiden Prabowo, Dihadiri Ribuan Peserta

Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat–Pemerintah Daerah Tahun 2026 berlangsung pada Senin, 2 Februari 2026, di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Rakornas dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan dihadiri oleh 4.487 peserta yang terdiri dari jajaran pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Angga Raka Prabowo menyatakan bahwa arahan Presiden Prabowo merupakan pedoman kerja nyata yang harus dipegang oleh seluruh jajaran pemerintah.

"Arahan Presiden ini menjadi kompas moral dan arah kerja seluruh aparatur negara. Pemerintah harus hadir dengan kerja nyata, kebijakan yang berpihak, serta komunikasi yang jujur dan transparan kepada rakyat," ungkapnya.

Menurut Angga, berbagai pesan penting disampaikan Presiden Prabowo, termasuk hakikat kepemimpinan pemerintahan yang berfokus pada pengabdian kepada rakyat.

Presiden Prabowo Tekankan Pengabdian dan Persatuan

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyerukan semangat persatuan dan kerja keras kepada seluruh pemimpin di Indonesia.

"Presiden Prabowo mengajak seluruh pemimpin, baik di tingkat pusat maupun daerah, untuk berjuang bersama, bersatu padu, dan bekerja tanpa lelah demi menghapus kemiskinan. Pesan Beliau sangat jelas, tidak boleh ada ego sektoral, karena yang kita layani adalah rakyat Indonesia," ia mengungkapkan.

Presiden juga menegaskan bahwa setiap pemimpin mendapatkan legitimasi melalui mandat rakyat, sehingga memiliki tanggung jawab penuh dalam memastikan kesejahteraan, keadilan, dan keharmonisan hidup rakyat.

"Dalam sambutannya, Beliau mengingatkan bahwa seluruh pemimpin hadir karena mandat rakyat, dan wajib melayani rakyat. Beliau menegaskan masa depan bangsa ada di tangan para pemimpin, dan rakyat Indonesia mengharapkan pemimpin yang adil, jujur, serta benar-benar bekerja untuk kepentingan rakyat," ujar Angga Raka.

Ia menambahkan bahwa Badan Komunikasi Pemerintah RI akan menyampaikan seluruh arahan dan pesan Presiden kepada para pemangku kepentingan dan masyarakat secara luas agar dapat dipahami dan dijalankan bersama.

Penulis :
Arian Mesa