
Pantau - Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar rapat membahas rencana pembangunan Pos TNI Angkatan Laut (TNI AL) di Kecamatan Bilato dan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Senin, 2 Februari 2026.
Rapat tersebut dipimpin oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, sebagai tindak lanjut atas surat permohonan dari Pangkalan TNI AL terkait penyediaan dan pembebasan lahan untuk pembangunan pos tersebut.
Sugondo Makmur menjelaskan bahwa pembahasan dalam rapat tersebut difokuskan pada aspek teknis dan administratif.
"Pembahasan difokuskan pada aspek teknis dan administratif pembebasan lahan agar proses pembangunan dapat berjalan sesuai ketentuan yang berlaku," ungkapnya.
Ia menegaskan bahwa keberadaan Pos TNI AL sangat penting untuk memperkuat sistem pengamanan wilayah pesisir serta menjaga stabilitas keamanan maritim di Kabupaten Gorontalo.
Peninjauan Lokasi Segera Dilakukan
Sugondo Makmur juga menyatakan bahwa peninjauan langsung ke lokasi akan segera dilakukan untuk memastikan kondisi fisik lahan yang akan digunakan.
"Hari ini kita menindaklanjuti surat dari Danlanal terkait pembebasan lahan di Kecamatan Bilato. Kesimpulannya, akan dilakukan peninjauan langsung ke lokasi untuk memastikan kondisi fisik lahan dan langkah lanjutan yang perlu ditempuh," ia mengungkapkan.
Hasil rapat menyepakati beberapa poin penting, yaitu penentuan lokasi yang tepat di Kecamatan Bilato, penjadwalan kunjungan lapangan dalam waktu dekat, serta koordinasi lanjutan terkait status dan aspek administratif lahan.
Pemerintah Kabupaten Gorontalo bersama pihak TNI AL dijadwalkan akan meninjau lokasi secara bersama sebagai bagian dari percepatan proses pembangunan.
Peninjauan ini ditujukan untuk mempercepat proses penyiapan lahan agar pembangunan Pos TNI AL segera dapat direalisasikan.
Pembangunan Pos TNI AL ini diharapkan dapat mendukung keamanan wilayah perairan serta menunjang aktivitas masyarakat pesisir di Kabupaten Gorontalo.
- Penulis :
- Leon Weldrick





