Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Waspadai Virus Nipah dengan Hindari Konsumsi Buah Rusak

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Dinkes DKI Jakarta Imbau Warga Waspadai Virus Nipah dengan Hindari Konsumsi Buah Rusak
Foto: (Sumber: Ilustrasi - Kelelawar (Chiroptera) merupakan satwa pemakan buah. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra..)

Pantau -  Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk mewaspadai penularan Virus Nipah dengan tidak mengonsumsi buah yang sudah rusak atau terbuka karena berisiko terkontaminasi, terutama akibat gigitan kelelawar pemakan buah.

Imbauan tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta Ani Ruspitawati sebagai langkah pencegahan terhadap penyakit zoonotik berbahaya yang memiliki tingkat kematian cukup tinggi.

Ani Ruspitawati menekankan pentingnya menjaga kebersihan pangan dalam kehidupan sehari-hari guna mencegah penularan Virus Nipah.

“Masyarakat diimbau menjaga kebersihan pangan, mencuci buah sebelum dikonsumsi, menghindari kontak dengan hewan sakit, tidak mengonsumsi buah yang terbuka atau rusak dan diduga terpapar gigitan kelelawar,” ungkapnya.

Virus Nipah dapat menular melalui kontak langsung dengan hewan terinfeksi, khususnya kelelawar pemakan buah, serta melalui konsumsi makanan atau minuman yang telah terkontaminasi virus.

Penularan juga berisiko terjadi melalui kontak erat dengan penderita Virus Nipah.

“Penularan terjadi melalui kontak dengan hewan terinfeksi, terutama kelelawar pemakan buah, konsumsi makanan atau minuman yang terkontaminasi, serta kontak erat dengan penderita,” ujar Ani Ruspitawati.

Gejala awal Virus Nipah meliputi demam, sakit kepala, dan nyeri otot yang dapat berkembang menjadi gangguan pernapasan apabila tidak segera ditangani.

Pada kondisi yang lebih berat, Virus Nipah dapat menyebabkan radang otak atau ensefalitis yang berpotensi fatal.

Masyarakat diingatkan untuk selalu menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat sebagai langkah pencegahan utama.

Masyarakat juga diimbau segera mencari pertolongan medis jika mengalami keluhan yang mengarah pada gejala Virus Nipah.

“Segera periksakan diri ke fasilitas kesehatan bila mengalami gejala setelah kontak berisiko,” kata Ani Ruspitawati.

Penulis :
Ahmad Yusuf