Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

MUI Tunggu Penjelasan Presiden Prabowo soal Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Gaza

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

MUI Tunggu Penjelasan Presiden Prabowo soal Keanggotaan Indonesia di Board of Peace Gaza
Foto: (Sumber: Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) M. Cholil Nafis (ANTARA/Asep Firmansyah).)

Pantau - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia M Cholil Nafis menyatakan MUI masih menunggu penjelasan Presiden Prabowo Subianto terkait keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian Gaza atau Board of Peace.

M Cholil Nafis menyampaikan bahwa MUI bersama organisasi masyarakat Islam lainnya berencana melakukan diskusi langsung dengan Presiden Prabowo Subianto untuk membahas berbagai isu, termasuk keanggotaan Indonesia di Board of Peace.

Diskusi tersebut direncanakan berlangsung di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta dalam waktu dekat.

M Cholil Nafis menyampaikan rencana dialog tersebut dengan pernyataan “Mau dialog tentang kepesertaan anggota Indonesia di BoP, Board of Peace. Mungkin nanti juga bisa melebar dengan tema-tema lainnya untuk kebaikan bangsa, termasuk soal bencana barangkali. Tapi tema utamanya soal Board of Peace”, ungkapnya.

Sikap MUI Berlandaskan Agama dan Konstitusi

MUI menegaskan bahwa setiap sikap organisasi akan didasarkan pada ajaran agama dan konstitusi negara.

Menurut MUI, ajaran Islam sebagaimana tertuang dalam Al Quran menolak segala bentuk perbudakan dan penindasan terhadap umat manusia.

Prinsip tersebut dinilai sejalan dengan Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 yang secara tegas menolak segala bentuk penjajahan di dunia.

MUI Belum Ambil Keputusan Resmi

M Cholil Nafis menjelaskan bahwa MUI ingin mendengarkan secara langsung alasan Presiden Prabowo Subianto sebelum menyampaikan sikap resmi terkait keanggotaan Indonesia dalam Board of Peace.

Ia menyampaikan “Kita ingin mendengar penjelasan dari Pak Presiden, mengapa Indonesia bergabung. Nanti kita tunggu bagaimana penjelasannya Pak Presiden. Nanti kita sampaikan dulu”, katanya.

Hingga saat ini, MUI belum mengambil keputusan resmi dan masih menunggu hasil rapat internal serta klarifikasi lebih lanjut.

M Cholil Nafis menegaskan bahwa pandangan yang berkembang di ruang publik belum mencerminkan keputusan final MUI sebagai organisasi.

Ia menegaskan sikap dasar MUI dengan pernyataan “Jadi ada yang pokok bahwa kita anti penjajahan, kita mendukung kemerdekaan Palestina. Tentu kita ingin yang terbaik itu perdamaian dunia. Kita kan belum tahu apa alasan Presiden untuk bergabung itu. Kita mau dengarkan, nanti selesai itu baru kita jelasin”, ujarnya.

Penulis :
Aditya Yohan