Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Baznas dan Angkasa Malaysia Berdayakan Ekonomi Jamaah Masjid Lewat Program Microfinance

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Baznas dan Angkasa Malaysia Berdayakan Ekonomi Jamaah Masjid Lewat Program Microfinance
Foto: (Sumber: Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bersama Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (Angkasa) meninjau kegiatan ekonomi jamaah masjid di sekitar Masjid Raya At-Taqwa, Matraman, Jakarta Timur, Jumat (6/2/2026). ANTARA/HO-Baznas RI.)

Pantau - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI bekerja sama dengan Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad (Angkasa) dalam program pemberdayaan ekonomi masyarakat berbasis masjid di Indonesia.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran program ini adalah Masjid Raya At-Taqwa, yang dinilai aktif menjalankan program Baznas Microfinance Masjid (BMM) secara berkelanjutan.

Penyaluran dan peninjauan bantuan dilakukan pada Jumat, 6 Februari 2026.

Pembiayaan Mikro Tanpa Bunga dan Jaminan

Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan bahwa pembiayaan dalam program BMM diberikan tanpa bunga dan tanpa jaminan kepada pelaku usaha mikro di sekitar masjid.

Tujuannya adalah untuk mendorong pertumbuhan usaha kecil agar berkelanjutan dan tidak terjerat pinjaman ilegal atau praktik keuangan informal yang merugikan.

Masjid Raya At-Taqwa menjadi mitra aktif Baznas dalam pengelolaan program ini.

Pada tahap awal, program menyasar 35 penerima manfaat, meningkat menjadi 55 orang, dan kini telah menjangkau 64 pelaku usaha mikro.

Fungsi Masjid Sebagai Solusi Ekonomi Umat

Saidah menegaskan bahwa masjid harus menjadi lebih dari sekadar tempat ibadah.

"Masjid juga harus menjadi ruang solusi ekonomi bagi masyarakat," ungkapnya.

Dengan kolaborasi ini, Baznas berharap ekosistem pemberdayaan ekonomi umat yang berbasis masjid dapat terus diperkuat.

Presiden Angkasa Malaysia, Datuk Seri Dr Abdul Fattah Abdullah, menyampaikan bahwa penguatan ekonomi jamaah masjid merupakan upaya mengembalikan fungsi masjid seperti pada masa Rasulullah SAW, yang juga berperan sebagai pusat sosial dan ekonomi umat.

Angkasa juga mendorong pembentukan koperasi dan pembiayaan mikro yang dikelola dari dan untuk jamaah masjid.

Dalam kegiatan tersebut, Angkasa menyerahkan bantuan senilai 300 dolar AS kepada pengurus Masjid Raya At-Taqwa secara simbolis.

Bantuan ini merupakan kelanjutan dari dukungan sebelumnya, termasuk bantuan senilai 3.000 dolar AS yang telah disalurkan di Masjid Jami Annimah, Ciracas, Jakarta Timur.

Program kolaboratif ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pemberdayaan ekonomi umat di berbagai wilayah Indonesia.

Penulis :
Gerry Eka