
Pantau - Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla, mengajak warga Jakarta aktif mencegah banjir melalui gerakan “Jaga Jakarta Bersih” dengan menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.
Ajakan ini disampaikan saat ia meninjau langsung kerja bakti massal bersama Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, di kawasan Cipinang Melayu, Jakarta Timur.
Jusuf Kalla menegaskan bahwa banjir paling merugikan masyarakat kecil, karena melumpuhkan usaha, menutup warung, memicu kemacetan, dan menyebabkan pemborosan bahan bakar.
Ia menekankan bahwa pencegahan banjir bukan hanya tugas pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.
Pemilik rumah, terutama yang memiliki lahan luas, juga diminta memastikan kebersihan area sekitar agar tidak memperparah genangan air saat hujan.
PMI Serahkan Ribuan Alat Kebersihan untuk Dukung Kerja Bakti Massal
Dalam kegiatan tersebut, PMI menyerahkan bantuan peralatan kebersihan kepada Pemprov DKI Jakarta.
Bantuan terdiri dari 5.000 cangkul, 5.000 sekop, 1.000 gerobak dorong, dan 3.000 karung sampah.
Peralatan itu digunakan untuk mendukung pelaksanaan kerja bakti serentak di wilayah-wilayah rawan banjir di Jakarta.
Jusuf Kalla juga mengingatkan agar masyarakat tidak saling menyalahkan saat banjir terjadi, melainkan fokus mengubah perilaku menjadi lebih peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, jika semua warga menjaga kebersihan bersama, maka Jakarta akan lebih bersih dan risiko banjir dapat ditekan secara berkelanjutan.
- Penulis :
- Gerry Eka







