Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Bank Mandiri Salurkan Bansos Rp15,1 Triliun ke 7,45 Juta Penerima Sepanjang 2025

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Bank Mandiri Salurkan Bansos Rp15,1 Triliun ke 7,45 Juta Penerima Sepanjang 2025
Foto: Para penerima bansos skema Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH) yang pencairannya difasilitasi oleh Bank Mandiri (sumber: Bank Mandiri)

Pantau - PT Bank Mandiri (Persero) Tbk memfasilitasi penyaluran bantuan sosial (bansos) untuk lebih dari 7,45 juta keluarga penerima manfaat (KPM) melalui Program Sembako dan Program Keluarga Harapan (PKH), dengan total nilai sebesar Rp15,1 triliun sepanjang tahun 2025.

Penyaluran Menjangkau 123 Kota/Kabupaten di Indonesia

Penyaluran ini mencakup 123 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia, dan dilaksanakan secara bertahap selama periode tahun 2025.

Direktur Utama Bank Mandiri, Riduan, menyatakan bahwa pihaknya terus mengakselerasi ekosistem penyaluran bansos yang terintegrasi untuk memastikan bantuan diterima secara tepat sasaran.

"Kami akan terus mendukung implementasi program-program pemerintah, khususnya yang terkait langsung dengan penyaluran bantuan kepada masyarakat luas, guna memberikan nilai tambah bagi penguatan ekonomi kerakyatan," ungkapnya.

Bank Mandiri juga memperkuat koordinasi dengan kementerian dan pemangku kepentingan di seluruh rantai proses penyaluran.

Proses tersebut meliputi pendataan penerima, pemutakhiran data, hingga distribusi kepada KPM di berbagai daerah.

Penguatan koordinasi ini bertujuan untuk mendukung akurasi dan ketepatan sasaran, menjaga kredibilitas, serta keberlanjutan program perlindungan sosial yang menjadi prioritas pemerintah.

"Melalui koordinasi yang erat dengan kementerian dan pemangku kepentingan, Bank Mandiri memastikan setiap tahapan penyaluran berjalan sesuai ketentuan, mulai dari validasi data hingga distribusi di lapangan, sehingga bantuan dapat diterima masyarakat secara tepat sasaran dan tepat waktu," ia mengungkapkan.

Dukung Kemandirian Ekonomi Penerima Bansos

Bank Mandiri menilai bahwa penyaluran bansos yang tepat sasaran merupakan bagian dari peran perseroan dalam menjaga daya beli masyarakat rentan, memperkuat stabilitas konsumsi rumah tangga, dan mendukung akselerasi ekonomi nasional berbasis kerakyatan.

Tak hanya menyalurkan bantuan, Bank Mandiri juga berperan dalam mendukung upaya pemerintah agar penerima bansos bisa keluar dari daftar penerima bantuan.

Target pemerintah adalah lebih dari 300.000 orang dapat mandiri dan lepas dari daftar penerima bansos pada akhir 2026.

Bank Mandiri turut mendorong penerima bansos untuk merintis usaha kecil sebagai sumber penghasilan yang berkelanjutan.

Pada triwulan IV tahun 2025, Bank Mandiri telah menyelenggarakan berbagai kegiatan sosialisasi kepada KPM yang memulai usaha kecil.

Kegiatan tersebut meliputi pemberian materi motivasi, pelatihan pengelolaan keuangan, dan penguatan kemampuan pemasaran.

"Dukungan terhadap program prioritas pemerintah merupakan komitmen berkelanjutan Bank Mandiri sebagai mitra strategis pemerintah melalui sinergi yang terintegrasi, akselerasi yang bertumbuh, serta penguatan ekosistem BUMN, guna menghadirkan keunggulan berkelanjutan dan memperluas dampak ekonomi yang nyata bagi masyarakat," ungkap Riduan.

Penulis :
Arian Mesa