Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

AHY Targetkan Tol Kapalbetung Bisa Difungsikan H-10 Lebaran 2026, Waktu Tempuh Palembang–Betung Bakal Dipangkas

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

AHY Targetkan Tol Kapalbetung Bisa Difungsikan H-10 Lebaran 2026, Waktu Tempuh Palembang–Betung Bakal Dipangkas
Foto: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) saat meninjau progres pembangunan Jembatan Musi V Tol Kapabetung, di Palembang (sumber: ANTARA/Ahmad Rafli Baiduri)

Pantau - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menargetkan ruas Tol Kayu Agung–Palembang–Betung (Kapalbetung) dapat difungsikan secara terbatas pada H-10 menjelang Lebaran 2026.

"Ruas tol ini sangat vital dan strategis untuk konektivitas wilayah. Kami targetkan dapat difungsikan sebelum Lebaran, sekitar H-10, tentunya setelah melalui uji kelaikan", ungkap AHY saat meninjau progres pembangunan Jembatan Musi V Tol Kapalbetung di Palembang.

Tol ini diperkirakan akan memangkas waktu tempuh Palembang–Betung dari 3–4 jam menjadi sekitar 1 jam.

Pengurangan waktu tempuh tersebut diharapkan meningkatkan produktivitas masyarakat serta mengurangi kemacetan, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran.

Uji Kelaikan dan Prioritas Keselamatan

Meski percepatan pembangunan dilakukan, AHY menegaskan bahwa aspek keselamatan tetap menjadi prioritas utama.

Uji kelaikan akan dilakukan sebelum tol difungsikan, khususnya pada struktur Jembatan Musi 5 yang menjadi bagian vital dari proyek ini.

Secara teknis, Jembatan Musi 5 memiliki panjang total 1.684 meter dengan lebar 2 x 12,7 meter.

Bentang tengah jembatan ini terdiri atas konfigurasi 100 meter + 180 meter + 100 meter dan dibangun menggunakan metode konstruksi Post-Tensioned Cast in Situ Concrete Box Girder.

AHY juga menyoroti pentingnya percepatan pembebasan lahan agar proyek dapat berstatus clean and clear.

Pemerintah, lanjutnya, akan terus berkoordinasi dengan kementerian dan pihak terkait untuk mempercepat penyelesaian pembebasan lahan di sepanjang jalur tol tersebut.

Dampak Ekonomi dan Usulan Exit Tol Gandus

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menyampaikan bahwa kehadiran Tol Kapalbetung akan berdampak besar pada mobilitas dan pertumbuhan ekonomi daerah.

"Dengan adanya tol ini, waktu tempuh yang semula 3 hingga 4 jam dapat dipangkas menjadi sekitar 1 jam", ujarnya.

Pemerintah Kota Palembang telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan menyampaikan usulan kepada kementerian terkait mengenai pengadaan exit toll di wilayah Kecamatan Gandus.

Exit tol di Gandus diharapkan dapat membuka akses dan mengoptimalkan potensi kawasan tersebut.

Penulis :
Arian Mesa