
Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Agam mencatat ratusan warga mengungsi ke SD, masjid, serta rumah keluarga dan tetangga akibat banjir dan longsor yang dipicu curah hujan cukup tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Agam Rahmat Lasmono di Lubuk Basung, Kamis, menyebut banjir merendam rumah warga di sejumlah wilayah dengan ketinggian sekitar 40-60 sentimeter.
Pengungsi akibat banjir tersebar di dua nagari, yakni 90 KK di Nagari Koto Kaciak dan 50 KK di Nagari Sungai Batang, sehingga total yang terdata dari dua lokasi itu mencapai 140 KK.
BPBD menyebut banjir terjadi akibat meluapnya Sungai Asam dan Sungai Tumayo setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan tersebut.
Pada Kamis, banjir dilaporkan sudah menyusut dan warga mulai membersihkan rumah dari material sisa genangan.
Sebagian warga tetap bertahan di lokasi pengungsian sambil menunggu kondisi lingkungan benar-benar aman.
Selain banjir, tanah longsor terjadi di Jorong Lubuak Sao, Nagari Dalko, Kecamatan Tanjung Raya, yang menyebabkan 30 KK mengungsi.
Evakuasi dilakukan tim gabungan yang terdiri dari BPBD Agam, Polres Agam, PMI, Basarnas, pemerintah kecamatan, pemerintah nagari, dan warga.
Material longsor menimbun tiang listrik sehingga menyebabkan lampu padam di sekitar lokasi kejadian.
Longsor juga menimbun satu mobil minibus, namun sopir dan satu penumpang dilaporkan berhasil menyelamatkan diri secara mandiri sebelum kejadian.
Timbunan material longsor menutup ruas jalan provinsi penghubung Lubuk Basung-Bukittinggi di titik Jorong Lubuak Sao dengan panjang sekitar 50 meter dan tinggi sekitar 1,5 meter.
Pembersihan material longsor masih berlangsung dengan pengerahan alat berat untuk membuka kembali akses jalan.
Curah hujan tinggi juga menyebabkan Sungai Batang Balok meluap dan dam sementara bobol di Jorong Bancah, Nagari Maninjau, sehingga air meluber ke ruas jalan Maninjau menuju Sungai Batang dan menggenangi SDN 09 Bancah.
Masyarakat berupaya memasang dam secara manual di titik yang jebol dengan menumpuk batu dan kayu agar aliran air kembali berada di badan sungai.
Di wilayah lain, banjir merendam dua rumah di Siguhuang, Nagari Lubuk Basung, Kecamatan Lubuk Basung, akibat meluapnya Sungai Batang Siguhuang.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf
- Editor :
- Ahmad Yusuf







