
Pantau - Badan Gizi Nasional menyatakan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menciptakan lebih dari 890 ribu lapangan kerja baru di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) hingga pertengahan Februari 2026.
Sekretaris Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional Ermia Sofiyessi mengungkapkan capaian tersebut tersebar di berbagai daerah seiring masifnya operasional SPPG.
"Capaian lapangan kerja baru di SPPG kita sudah mencapai 897.777," ujarnya.
Per 12 Februari 2026 tercatat sebanyak 21.897 SPPG telah beroperasi di seluruh Indonesia.
SPPG tersebut melayani 65 juta penerima manfaat yang terdiri atas siswa PAUD hingga SMA, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
"Per 12 Februari ada 21.897 SPPG sudah berjalan. Saat ini portal sudah ditutup, hanya menunggu proses pembangunan sampai selesai. Penerima manfaat saat ini sudah mencapai 65 juta," kata Ermia.
Target Penambahan SPPG dan Penerima Manfaat
BGN menargetkan pada Maret 2026 sebanyak 23 ribu SPPG sudah dapat beroperasi untuk mendukung pelaksanaan Program MBG.
Saat ini terdapat 5.000 SPPG yang masih dalam proses pembangunan.
Pada tahun 2025 tercatat total 32 ribu SPPG telah beroperasi.
Karena animo masyarakat yang tinggi, pada tahun 2026 BGN menambah target menjadi 33.670 SPPG.
Dari total target 2026 tersebut, sebanyak 25.400 SPPG akan berada di daerah aglomerasi dan 8.270 SPPG di daerah terpencil.
Guru dan Tendik Resmi Jadi Penerima Manfaat
Mulai Januari 2026, guru dan tenaga kependidikan resmi menjadi penerima manfaat Program MBG.
"Tahun 2026 juga terdapat penambahan penerima manfaat, dimana tahun 2025 guru dan tenaga kependidikan belum mendapatkan MBG, maka mulai Januari 2026 guru dan tenaga kependidikan sudah menerima di sekolah," tutur Ermia.
- Penulis :
- Aditya Yohan








