
Pantau - Tim SAR Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta menyiagakan sekitar 100 personel untuk pengawasan wisata saat tradisi padusan menjelang bulan puasa Ramadhan 1447 Hijriah atau 2026.
Sekretaris SAR Parangtritis Rodhiva Wahyu Widho Santosa menyampaikan bahwa "Momen padusan menjadi salah satu perhatian kami dan sudah menjadi kebiasaan warga masyarakat pada momen padusan datang ke pantai berbondong bondong bermain air, dan untuk personel kita siapkan lebih dari 100 orang," ujarnya.
Sekitar 100 personel SAR gabungan tersebut bersiaga di sepanjang Pantai Parangtritis dan Pantai Depok sesuai wilayah kewenangannya.
Pengawasan difokuskan pada masyarakat yang datang ke pantai untuk bermain air saat tradisi padusan yang biasanya dilakukan sehari sebelum puasa dengan aktivitas bermain air di pantai.
Untuk puasa tahun 2026, momen padusan diperkirakan berlangsung pada Selasa 17 Februari 2026.
Personel Dua Kali Lipat dari Hari Biasa
Ia menyampaikan bahwa "Saat ini kita juga ada beberapa anggota baru di SAR Parangtritis, sehingga nantinya kita akan fokuskan ke pengawasan wisata pantai, khususnya pada libur padusan tahun ini," katanya.
Jumlah 100 personel tersebut dua kali lipat dibanding hari biasa atau libur normal yang rata-rata sekitar 35 sampai 40 personel per hari.
Penambahan personel dilakukan karena adanya potensi lonjakan kunjungan wisatawan saat padusan.
Ia menjelaskan bahwa "Karena kami mendapatkan informasi, nantinya akan banyak yang berkunjung ke kawasan pantai, sehingga kami akan berusaha lebih memfokuskan diri, artinya memang momen padusan sudah menjadi kearifan lokal, kalau main ke pantai pasti nyemplung," ungkapnya.
Siapkan Jet Ski dan Perahu Jukung
Sebagai persiapan, pada Senin malam 16 Februari 2026 dilakukan apel pengamanan agar personel siap siaga sejak Selasa pagi 17 Februari 2026 dan dilanjutkan dengan sistem piket bergantian.
Ia mengatakan bahwa "Jadi, mulai besok pagi sudah ada personel yang siaga, kemudian dilanjukant dengan shift berikutnya. Jadi tidak ada waktu kekosongan petugas tidak ada. Jadi di pergantian shift pun kita masih tetap ada yang jaga," tegasnya.
Pihak SAR berharap tidak terjadi kecelakaan laut yang menimpa wisatawan selama padusan berlangsung.
Personel juga menyiapkan peralatan pendukung berupa satu unit jet ski dan satu unit perahu jukung untuk mengantisipasi kondisi darurat.
Ia menyampaikan bahwa "Kami juga siapkan peralatan pendukung, seperti satu unit jet ski dan satu unit perahu jukung, untuk mengantisipasi apabila terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan yang menimpa pengunjung pantai," ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan







