
Pantau - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Kalimantan Tengah melalui Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya mengingatkan nelayan dan masyarakat pesisir wilayah selatan provinsi tersebut agar mewaspadai gelombang laut setinggi lebih dari satu meter selama sepekan ke depan.
Prakirawan Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Renianata mengatakan bahwa "Waspadai potensi tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 1,25 meter di wilayah perairan selatan Kalteng selama sepekan," kata Renianata.
Tinggi gelombang tersebut masuk dalam kategori rendah hingga sedang sehingga masyarakat pesisir diminta berhati-hati ketika beraktivitas di laut.
Potensi Awan Cumulonimbus Tingkatkan Gelombang
BMKG juga mengingatkan adanya potensi pertumbuhan awan konvektif atau awan Cumulonimbus yang dapat menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat serta angin kencang yang berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut.
Renianata menyampaikan bahwa "Waspadai adanya pertumbuhan awan CB yang dapat menambah tinggi gelombang di wilayah pesisir dan perairan selatan Kalteng. Diimbau kepada masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut," ujarnya.
Terdapat daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang terpantau di wilayah Kalimantan Tengah sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan.
Kondisi tersebut didukung oleh kelembaban udara yang cukup basah dan labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif skala lokal.
Prakiraan Angin dan Suhu
Selama tujuh hari mendatang, potensi kecepatan angin diperkirakan antara 5-20 kilometer per jam dengan arah angin umumnya dari selatan ke timur.
Renianata mengatakan bahwa "Sementara untuk suhu udara berkisar antara 23 sampai 33 derajat Celsius. Kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 100 persen," kata Renianata.
Masyarakat dapat memperbarui informasi cuaca melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG, dan media sosial BMKG.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







