Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Presiden Prabowo Paparkan Program MBG dan Danantara di Forum Bisnis AS, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Presiden Prabowo Paparkan Program MBG dan Danantara di Forum Bisnis AS, Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi
Foto: (Sumber: Presiden Prabowo Subianto menghadiri forum bisnis US Chamber of Commerce di Washington D.C., Amerika Serikat (AS), Rabu (18/2/2026) sore waktu setempat. (ANTARA/HO-Tim Media Presiden))

Pantau - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memaparkan program prioritas Indonesia dalam forum bisnis US Chamber of Commerce di Washington D.C., Amerika Serikat pada Rabu 18 Februari sore waktu setempat.

Program yang dipaparkan meliputi Makan Bergizi Gratis MBG, Danantara, hingga komitmen pemberantasan korupsi di hadapan para pengusaha Amerika Serikat.

Prabowo menegaskan pemerintahannya fokus menghadirkan manfaat nyata bagi rakyat sekaligus menciptakan iklim investasi yang stabil dan terpercaya.

"Saya menjalankan Program MBG yang pada dasarnya saya pelajari dari pengalaman Amerika dan Eropa. Saya memahami bahwa ini adalah bagian nyata dari proses demokratisasi. Demokrasi yang nyata harus bisa dirasakan manfaatnya secara langsung oleh masyarakat melalui layanan pendidikan dan kesehatan,".

Ia menjelaskan bahwa program MBG tidak hanya berdampak pada pemenuhan gizi anak-anak, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi.

Saat ini terdapat 23.000 dapur MBG yang beroperasi di berbagai desa dengan masing-masing dapur mempekerjakan sekitar 50 orang, terutama ibu-ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak berpenghasilan.

Program MBG juga menciptakan efek berganda di sektor pertanian dan peternakan karena setiap dapur membutuhkan pasokan telur, ayam, sayuran, dan bahan pangan lainnya sehingga memberikan kepastian pasar bagi petani dan peternak lokal.

Presiden Prabowo juga memperkenalkan pembentukan sovereign wealth fund atau Badan Pengelola Investasi BPI Danantara sebagai bagian dari strategi hilirisasi industri nasional.

"Kami baru saja membentuk sovereign wealth fund baru yang dinamakan Danantara. Semua aset milik negara telah kami konsolidasikan ke dalam badan pengelola investasi ini untuk mendorong hilirisasi industri,".

Prabowo mengakui adanya tantangan serius dalam tata kelola pemerintahan termasuk korupsi dan aktivitas ekonomi ilegal seperti pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, dan perkebunan ilegal di hutan lindung.

"Kami memiliki masalah tata kelola, korupsi, dan kelemahan institusi. Banyak penyelundupan terjadi. Banyak kegiatan ekonomi ilegal seperti pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, dan perkebunan ilegal di hutan lindung. Ini adalah masalah lama, tetapi saya memilih untuk menghadapinya secara langsung,".

Penulis :
Aditya Yohan