Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pompa Apung Dikerahkan Atasi Genangan 50 Sentimeter di Jalan DI Panjaitan Jatinegara

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pompa Apung Dikerahkan Atasi Genangan 50 Sentimeter di Jalan DI Panjaitan Jatinegara
Foto: (Sumber: Banjir setinggi 50 sentimeter (cm) merendam Jalan DI Panjaitan, Jatinegara, Jakarta Timur, Rabu (4/2/2026). (ANTARA/Siti Nurhaliza).)

Pantau - Personel gabungan mengerahkan dua unit pompa apung untuk membantu mengatasi genangan di Jalan DI Panjaitan, Cipinang Cempedak, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kepala Satuan Pelaksana Sumber Daya Air Kecamatan Jatinegara Meta Pradoningrum menyampaikan, "Untuk mempercepat penanganan terjadinya genangan, dua unit pompa apung dikerahkan ke lokasi,".

Hujan deras pada pagi hari menyebabkan genangan setinggi sekitar 30–50 sentimeter di ruas jalan tersebut dan mulai terjadi sekitar pukul 08.15 WIB saat intensitas hujan tinggi.

Penanganan dilakukan oleh personel gabungan dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum, Satuan Pelaksana Sumber Daya Air, Suku Dinas Perhubungan, serta Satuan Wilayah Lalu Lintas setempat.

Sebanyak 10 personel Pasukan Biru dikerahkan bersama dua unit pompa apung, satu unit pompa Atlas Copco MP 19, dan satu unit pompa KSB 300 untuk mempercepat penyedotan air.

"Namun, pada pukul 09.30 WIB genangan berangsur surut,".

Selama musim hujan, kesiapsiagaan personel terus ditingkatkan terutama di wilayah rawan genangan dan banjir.

"Kita akan bergerak cepat mengatasi jika terjadi genangan agar cepat surut dan tidak menganggu mobilitas warga,".

Lurah Cipinang Cempedak Rico Eka Putra Rifai menyebut pihaknya mengerahkan delapan pasukan oranye untuk membantu penanganan.

"Mereka membersihkan sampah yang menyumbat saluran air serta membantu pengaturan lalu lintas,".

Pemerintah Kota Jakarta Timur memastikan proyek jacking saluran air di Jalan DI Panjaitan masih berlangsung dan ditargetkan selesai pada 2026.

Wali Kota Jakarta Timur Munjirin menyampaikan, "Jalan DI Panjaitan sekarang lagi dalam tahap pengerjaan 'jacking'. Kami targetkan tahun ini, tahun 2026, selesai pengerjaan,".

Proyek tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan banjir dan kemacetan di kawasan tersebut dengan metode jacking berupa pemasangan pipa melalui pengeboran tanah di bawah permukaan jalan dan mendorong pipa menggunakan tekanan hidrolik.

Penulis :
Ahmad Yusuf