Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum bagi Investor Global dalam Forum Bisnis di Washington DC

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Prabowo Tegaskan Kepastian Hukum bagi Investor Global dalam Forum Bisnis di Washington DC
Foto: (Sumber: Chief Investment Officer (CIO) Pandu Sjahrir memberikan keterangan pers usai mendampingi Presiden Prabowo dalam pertemuan bisnis dengan para investor global di Washington DC, Amerika Serikat, Kamis (19/2/2026) waktu setempat. (ANTARAFOTO/Hafidz Mubarak A).)

Pantau - Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa Indonesia menjamin kepastian hukum bagi para calon investor global dalam pertemuan bisnis di Washington DC, Amerika Serikat, pada Jumat 20 Februari 2026 waktu setempat.

Penegasan tersebut disampaikan dalam forum bersama pimpinan perusahaan investasi global sebagai bagian dari upaya memperkuat diplomasi ekonomi Indonesia.

Chief Investment Officer Danantara Indonesia Pandu Sjahrir menyatakan komitmen Presiden tersebut mendapat apresiasi dari para pemimpin perusahaan investasi dunia.

“Ya tadi mungkin banyak tambahan interest dari para investor-investor ini untuk berinvestasi dan berkolaborasi di dalam Indonesia dan juga di luar Indonesia,” ujar Pandu.

Investor Apresiasi Kepemimpinan Langsung Presiden

Menurut Pandu, peningkatan minat investor tidak terlepas dari keterlibatan langsung Presiden dalam membuka ruang dialog strategis.

Para investor secara khusus mengapresiasi komitmen pemerintah dalam memperkuat sistem hukum serta menjamin kepastian regulasi sebagai fondasi investasi jangka panjang.

Sejumlah investor bahkan mempertimbangkan membuka kantor perwakilan di Indonesia sebagai bentuk komitmen jangka panjang.

“Karena bahasa mereka boots on the ground itu sangat penting dan mereka sangat apresiasi bahwa Presiden bisa menerima mereka semua,” katanya.

Istilah boots on the ground merujuk pada pentingnya kehadiran langsung dan keterlibatan nyata dalam menjalankan investasi.

Tekankan Tata Kelola dan Derisking

Ketua Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Bakrie menilai penekanan Presiden terhadap tata kelola perusahaan menjadi pesan sentral dalam pertemuan tersebut.

“Kami melihat sendiri bahwa satu, tadi Danantara itu sangat diapresiasi sebagai mitra dagang daripada CEO-CEO tadi dan yang kedua, tentunya kami melihat juga Pak Presiden menekankan untuk tata kelola perusahaan dan juga kepastian daripada hukum, dan itu sangat benar-benar digarisbawahi dan diapresiasi,” ungkap Anindya.

Danantara disebut mendapat apresiasi sebagai mitra strategis dengan pendekatan derisking dan strategi crowd-in yang dinilai sejalan dengan arahan Presiden untuk mendorong pembangunan ekonomi secara gotong royong dan berkelanjutan.

Pertemuan tersebut menegaskan peran aktif Presiden dalam memimpin diplomasi ekonomi sekaligus memperkuat posisi Indonesia sebagai mitra strategis yang stabil, terpercaya, dan terbuka bagi investasi global.

Penulis :
Aditya Yohan