
Pantau - Saraswati Fellowship mewisuda 30 perempuan dari berbagai daerah di Indonesia setelah mengikuti program pembimbingan selama tiga bulan untuk memperkuat kapasitas dan kepemimpinan.
Para peserta terdiri atas 15 mahasiswi tingkat akhir dan 15 perempuan yang berada di pertengahan karier atau mid-career dari berbagai latar belakang profesi.
Inisiator Saraswati Fellowship, Rahayu Saraswati D. Djojohadikusumo mengatakan “Kita mau mempersiapkan perempuan-perempuan yang punya kapasitas dan kapabilitas di bidang mereka masing-masing, tetapi membantu mereka untuk bisa memetakan jalan untuk ke level kepemimpinan paling tinggi dan juga memberikan mereka soft skills,”.
Selama tiga bulan, para peserta mendapatkan pendampingan dari para mentor berpengalaman di bidangnya masing-masing.
Mentor tersebut antara lain Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Kamdani dan Tamara Dewi Gondo Soerijo yang masuk dalam daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2024.
Sara menyampaikan “Selama tiga bulan mereka melakukan mentoring dengan para super mentor ini dan hari ini kita merayakan perjalanan mereka dan juga menyerahkan mereka kepada dunia untuk mereka bisa menjadi pemimpin-pemimpin masa depan Indonesia,”.
Dalam sambutannya, Sara menekankan perlunya lebih banyak perempuan hadir di meja pembuat kebijakan baik di sektor publik maupun privat.
Ia mengatakan “Seringkali banyak perempuan yang punya kapasitas, tetapi tidak memiliki kesempatan untuk menjadi bagian dari pengambil kebijakan maupun juga apakah itu di dalam dunia politik maupun di bidang mereka masing-masing,”.
Ia menambahkan “Harapannya, dengan Saraswati Fellowship ini yang di mana super mentor semua adalah orang-orang hebat yang bisa membantu untuk membuka pintu untuk mereka, dengan demikian kita akan lebih banyak lagi akan ada lebih banyak lagi perempuan-perempuan di meja-meja pengambilan keputusan tersebut,”.
Wisuda tersebut menjadi awal kiprah 30 perempuan terpilih untuk melanjutkan peran sebagai calon pemimpin masa depan Indonesia.
Sara memastikan pembimbingan dan jejaring yang telah terbangun akan terus berlanjut meskipun program formal telah selesai.
Ia menyampaikan “Kita tentunya pasti akan memastikan adanya komunikasi, kolaborasi, dan mentoring itu kan berlanjut. Nggak cuman selama masa Saraswati Fellowship itu sendiri, tetapi ini lifetime, ini seumur hidup dan kolaborasi dan hubungan yang telah terjalin diharapkan bisa terus sampai nanti,”.
Sara menekankan pemberdayaan perempuan dalam kepemimpinan memiliki peran penting bagi kemajuan bangsa karena ketika perempuan bangkit maka bangsa juga akan ikut bangkit.
- Penulis :
- Gerry Eka







