
Pantau - Sebanyak 27 personel keamanan tewas dalam serangan balasan Kartel Generasi Baru Jalisco (Jalisco New Generation Cartel) sehingga otoritas Meksiko menetapkan status siaga tinggi di sejumlah wilayah pada Senin 23 Februari 2026.
Menteri Keamanan dan Perlindungan Warga Negara Meksiko Omar Garcia Harfuch mengatakan dalam konferensi pers bahwa korban tewas berasal dari aparat yang diserang setelah operasi militer terhadap pimpinan kartel.
Serangan tersebut terjadi sehari setelah pasukan militer Meksiko pada Minggu 22 Februari melancarkan operasi yang menewaskan pemimpin Kartel Generasi Baru Jalisco, Nemesio Oseguera Cervantes alias "El Mencho".
Usai kematian El Mencho, anggota kartel melakukan aksi balasan dengan membakar mobil dan fasilitas komersial serta memblokir sejumlah ruas jalan.
Situasi keamanan yang memanas membuat beberapa negara bagian meliburkan kegiatan sekolah pada Senin sebagai langkah antisipasi.
Pemerintah pusat meningkatkan pengamanan di berbagai titik strategis termasuk ibu kota Mexico City guna mencegah meluasnya gangguan keamanan.
Operasi militer yang menewaskan El Mencho disebut menjadi pemicu utama eskalasi kekerasan di sejumlah wilayah yang menjadi basis kartel.
Pemerintah Meksiko menyatakan akan terus melanjutkan operasi penegakan hukum terhadap kelompok kriminal terorganisir demi memulihkan stabilitas keamanan nasional.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








