Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemprov Kepri Resmikan Dermaga Apung HDPE Rp2,7 Miliar di Pelabuhan Jagoh untuk Perkuat Konektivitas Maritim

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Pemprov Kepri Resmikan Dermaga Apung HDPE Rp2,7 Miliar di Pelabuhan Jagoh untuk Perkuat Konektivitas Maritim
Foto: Gubernur Kepri Ansar Ahmad (sumber: ANTARA/Ogen)

Pantau - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau mengoperasikan dermaga apung berbahan High Density Polyethylene senilai Rp2,7 miliar di Pelabuhan Jagoh, Kabupaten Lingga, pada Selasa, 24 Februari 2026.

Peresmian pengoperasian dermaga apung tersebut dilakukan oleh Gubernur Kepri Ansar Ahmad yang didampingi Wakil Bupati Lingga Novrizal.

Dermaga apung HDPE itu didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kepri sebagai bagian dari komitmen menghadirkan infrastruktur modern, adaptif, dan berpihak pada kebutuhan masyarakat kepulauan.

"Keberadaan dermaga apung ini sekaligus memperkuat fondasi Kepri sebagai provinsi maritim yang maju dan terkoneksi," ungkap Ansar Ahmad.

Spesifikasi dan Keunggulan Dermaga Apung

Dermaga apung tersebut memiliki ponton HDPE berukuran 9 meter x 4,5 meter.

Fasilitas itu juga dilengkapi gangway sepanjang 13,5 meter dengan lebar 1,7 meter.

Selain itu tersedia trestle berukuran 4,5 meter x 3 meter untuk menunjang aktivitas sandar kapal.

Desain dermaga yang kokoh namun fleksibel memungkinkan struktur menyesuaikan pasang surut air laut sehingga memudahkan proses sandar kapal dalam berbagai kondisi cuaca.

Dibandingkan dermaga beton konvensional maupun dermaga kayu, dermaga apung HDPE dinilai lebih tahan terhadap korosi air laut dan tidak mudah lapuk sehingga biaya perawatan lebih rendah.

Struktur apung yang mengikuti dinamika gelombang dan pasang surut membuat aktivitas naik turun penumpang maupun bongkar muat barang menjadi lebih aman dan nyaman.

"Waktu pembangunan relatif lebih cepat dan ramah lingkungan, karena tidak memerlukan struktur pondasi permanen yang masif di dasar laut," jelas Ansar Ahmad.

Perkuat Ekonomi dan Pemerataan Pembangunan

Gubernur berharap masyarakat Lingga dapat merasakan langsung manfaat pembangunan dermaga apung tersebut.

Akses dermaga yang semakin baik diharapkan mendorong aktivitas perikanan, perdagangan, hingga pariwisata agar semakin berkembang.

Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten ditegaskan terus memperkuat sinergi untuk mewujudkan pembangunan di Kepri yang merata dan berkeadilan.

Pemprov Kepri tercatat telah membangun total lima unit dermaga apung khusus di Kabupaten Lingga yang berada di Pelabuhan Penuba, Pelabuhan Benan, Pelabuhan Senayang, Pelabuhan Jagoh, dan Pelabuhan Tanjung Buton Daik.

"Kita akan terus hadir membangun hingga ke pulau-pulau terluar agar tidak ada wilayah yang tertinggal," tegas Ansar Ahmad.

Penulis :
Arian Mesa