
Pantau - Kodim 1702/Jayawijaya memastikan mendukung Kepolisian Resor Jayawijaya dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas serta stabilisasi harga bahan pokok menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah dan Paskah 2026 di Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi pengendalian harga bahan pokok yang digelar Pemerintah Kabupaten Jayawijaya bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah di Wamena, Sabtu 28 Februari 2026.
Komandan Kodim 1702/Jayawijaya Letkol Inf Ilham Datu Ramang menghadiri rapat yang dipimpin Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Jayawijaya Tinggal Wusono di ruang kerjanya.
Sinergi TNI-Polri Jaga Kamtibmas dan Stabilitas Harga
Dalam keterangan tertulis di Wamena, Sabtu, Dandim 1702/Jayawijaya menegaskan pihaknya siap bersinergi dengan kepolisian dalam menjaga keamanan daerah sekaligus membantu pengawasan harga kebutuhan pokok.
“Keamanan menjadi tugas bersama, dan kami dari TNI siap membantu aparat kepolisian dalam menciptakan situasi yang kondusif di daerah ini serta membantu aparat kepolisian dan lembaga terkait dalam menjaga stabilitas harga bapok,” katanya.
Ia menegaskan pentingnya kolaborasi antarinstansi agar pengendalian harga bahan pokok dapat berjalan efektif menjelang hari besar keagamaan.
Pastikan Ketersediaan Bapok Selama Ramadan
Ia menjelaskan rapat koordinasi tersebut dilakukan untuk memastikan stabilitas harga serta ketersediaan kebutuhan pokok masyarakat selama Bulan Suci Ramadan tetap terjaga.
“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Jayawijaya terutama masalah harga bapok menjelang hari besar keagamaan,” ujarnya.
Ia menyampaikan, “Program ini dinilai sangat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokoknya, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri,” katanya.
Ia menambahkan pengendalian inflasi tidak sekadar menjaga angka statistik, tetapi juga memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga saat kebutuhan meningkat selama Ramadan dan menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
“Langkah pengendalian ini dinilai penting agar masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan tenang tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap kenaikan harga bahan pokok,” ujarnya.
- Penulis :
- Leon Weldrick







