
Pantau - Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memuji kualitas pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Lateng di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, setelah melakukan peninjauan langsung ke lokasi proyek tersebut.
Kunjungan itu dilakukan dalam rangka melihat progres pembangunan salah satu dari 100 lokasi awal pengembangan kampung nelayan terpadu di Indonesia.
Ia mengatakan, "Setelah saya berkeliling tadi melihat pembangunannya bagus banget dan kualitas bangunannya juga, dan saya kira kontraktornya bagus ya. Kalau kemarin saya lihat di beberapa daerah lainnya kurang bagus dan sudah saya komplain,", ungkapnya.
Konsep Hilirisasi Gerakkan Ekonomi Pesisir
Pembangunan KNMP Lateng Banyuwangi mengusung konsep tematik yang lebih berfokus pada sektor hilir atau hilirisasi dibandingkan sejumlah daerah lain yang menitikberatkan pada sarana dan prasarana produksi.
Menteri Trenggono mengatakan, "Jadi, di KNMP Banyuwangi ini hilirisasi langsung, yang artinya hasil tangkapan ikan nelayan bisa diolah di sini. Model tematik semacam ini bagus juga untuk menggerakkan ekonomi di level bawah,", ujarnya.
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyampaikan apresiasi atas pembangunan ekosistem baru di kawasan kuliner olahan laut Kampung Mandar.
Ia mengatakan, "Untuk pengawasan KNMP tetap dari pemerintah daerah. Jadi di setiap tempat yang pemda kelola mulai kebersihan, kualitas makanan dan tata kelola lingkungan dan lainnya,", tegasnya.
Ipuk menambahkan pembangunan KNMP bertujuan membangun ekosistem ekonomi pesisir yang berkelanjutan dan terintegrasi.
Ia mengatakan, "Kampung nelayan moderen ini dirancang terintegrasi, selain menjadi tempat aktivitas kampung nelayan pada umumnya, juga dirancang menjadi daya tarik baru bagi sektor pariwisata Banyuwangi, dan dengan konsep ini hasil tangkapan nelayan diharapkan memiliki nilai tambah sebelum dipasarkan,", jelasnya.
Fasilitas Lengkap Berarsitektur Osing
Pelaksana Proyek KNMP Lateng Banyuwangi Rendra Kurnia menyampaikan bangunan KNMP mengangkat arsitektur Osing sebagai gaya utama dengan enam unit bangunan yang mengadopsi rumah adat Suku Osing dan ornamen batik khas Gajah Oling.
Ia mengatakan, "KNMP Lateng Banyuwangi dilengkapi dermaga sandar perahu, lokasi pendaratan ikan, balai pertemuan, pabrik es, serta unit pengolahan hasil laut, serta disiapkan juga sebagai kawasan kuliner bahari baru,", ungkapnya.
Fasilitas yang tersedia meliputi dermaga sandar perahu, lokasi pendaratan ikan, balai pertemuan, pabrik es, unit pengolahan hasil laut, serta kawasan kuliner bahari yang memadukan sentuhan modern dan kearifan lokal.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







