Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

BNPB Salurkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Tanah Datar

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BNPB Salurkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Banjir Bandang dan Longsor di Tanah Datar
Foto: (Sumber : Kepala BNPB Letnan Jenderal (Letjen) TNI Suharyanto (kiri) menyerahkan bantuan stimulan rumah rusak yang terdampak bencana di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. ANTARA/HO-Humas BNPB..)

Pantau - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyerahkan bantuan stimulan perbaikan rumah rusak akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor tahap kedua kepada masyarakat terdampak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat.

Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto menyatakan penyaluran bantuan tersebut merupakan tahap kedua dari program bantuan pemerintah bagi korban bencana.

"Ini merupakan tahap kedua penyaluran bantuan. Tahap pertama telah dilaksanakan secara serentak di 25 kabupaten/kota pada Februari lalu," kata Suharyanto.

Di Provinsi Sumatera Barat bantuan tahap kedua disalurkan kepada korban bencana di dua wilayah yaitu Kabupaten Tanah Datar dan Kabupaten Pesisir Selatan.

Di Kabupaten Tanah Datar bantuan diberikan kepada 126 kepala keluarga dengan total nilai mencapai Rp2,8 miliar.

Sementara itu di Kabupaten Pesisir Selatan bantuan disalurkan kepada 103 kepala keluarga dengan nilai mencapai Rp2,415 miliar.

Dengan penyaluran tersebut sebanyak 14 kabupaten dan kota terdampak di Sumatera Barat telah menerima bantuan stimulan dari pemerintah.

Bantuan untuk Rumah Rusak Ringan dan Sedang

Suharyanto menjelaskan bantuan yang disalurkan diperuntukkan bagi rumah yang mengalami kerusakan kategori ringan dan sedang akibat bencana.

Ia menegaskan bantuan tersebut bukanlah penyaluran terakhir karena pemerintah masih membuka kemungkinan penambahan bantuan jika terdapat data korban baru.

"Tentu saja ini bukan yang terakhir. Apabila nanti ada penambahan data yang diajukan, kami akan salurkan pada tahap berikutnya. Ini adalah bentuk komitmen dan tanggung jawab pemerintah," tegas Suharyanto.

Pemerintah juga menyiapkan berbagai bentuk bantuan lain bagi masyarakat terdampak bencana di wilayah Sumatera.

Bantuan tersebut antara lain pembangunan hunian sementara serta pemberian dana tunggu hunian bagi korban yang masih menunggu tempat tinggal permanen.

Pemerintah Fokus Bangun Hunian Tetap

Suharyanto mengatakan fokus penanganan bencana di Ranah Minang saat ini adalah pembangunan hunian tetap bagi masyarakat terdampak.

Beberapa kabupaten dan kota telah membangun hunian tetap secara terpusat melalui kerja sama berbagai kementerian dan lembaga.

Salah seorang penerima bantuan stimulan rumah rusak ringan bernama Erwin mengaku terbantu dengan bantuan yang diberikan pemerintah.

Ia menyebut bantuan tersebut sangat membantu masyarakat yang sedang menjalani masa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

"Saya berterima kasih atas bantuan ini. Dana tersebut akan saya gunakan untuk merenovasi rumah," kata Erwin.

Penulis :
Aditya Yohan