Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

DKI Jakarta Siapkan Transformasi Posyandu Jadi Pusat Layanan Terpadu dan Pembelajaran Keluarga Sehat

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

DKI Jakarta Siapkan Transformasi Posyandu Jadi Pusat Layanan Terpadu dan Pembelajaran Keluarga Sehat
Foto: (Sumber : Arsip foto - Petugas medis dari Puskesmas (kanan) mengambil sampel darah warga saat pemeriksaan kesehatan di Posyandu lansia di Balai Warga RW 014 Duren Sawit, Jakarta Timur, Jumat (17/3/2023). ANTARA FOTO/Fakhri Hermansyah..)

Pantau - Ketua Tim Pembina Posyandu Provinsi DKI Jakarta Hani Pramono menyatakan kesiapan untuk mentransformasi Posyandu menjadi pusat pelayanan masyarakat yang lebih adaptif dan responsif.

Hani menjelaskan bahwa Posyandu saat ini tidak lagi hanya berfungsi sebagai tempat pemeriksaan kesehatan.

Posyandu juga diarahkan menjadi pusat pembelajaran keluarga sehat serta tempat pemantauan tumbuh kembang anak.

Selain itu Posyandu diharapkan menjadi pusat gerakan hidup sehat masyarakat yang terintegrasi.

Ia mengajak seluruh kader Posyandu untuk menyatukan visi bersama dalam menjalankan program tersebut.

"Saya mengajak seluruh kader untuk menyatukan visi bersama, menjaga kekompakan, meningkatkan kapasitas profesionalitas agar manfaat Posyandu benar-benar dirasakan masyarakat," kata Hani Pramono.

Pengukuhan Tim Pembina Posyandu DKI Jakarta

Pada Selasa 3 Maret telah dilakukan pengukuhan Tim Pembina Posyandu Provinsi DKI Jakarta Masa Bakti 2025-2030.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan pelantikan Ketua Tim Pembina Pos Pelayanan Terpadu Posyandu tingkat provinsi dan kota kabupaten.

Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Kota Jakarta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk PPAPP DKI Jakarta Dwi Oktavia menyampaikan bahwa pelantikan tersebut menjadi momentum penting bagi transformasi Posyandu.

Ia menyebut Posyandu akan menjadi ujung tombak penerapan enam bidang Standar Pelayanan Minimal SPM.

Dwi menegaskan bahwa kader Posyandu merupakan garda terdepan dalam pelayanan masyarakat.

"Kami mendorong penggunaan data yang akurat dan pelaporan berkala sebagai dasar intervensi kebijakan yang tepat sasaran demi meningkatkan kesejahteraan dan ketahanan masyarakat Jakarta," ujar Dwi Oktavia.

Peran Posyandu dalam Penanganan Stunting dan TB

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai pelantikan tersebut merupakan langkah strategis Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk memperkuat layanan dasar bagi masyarakat.

Ia menekankan bahwa sektor kesehatan menjadi salah satu prioritas utama pemerintah daerah.

Pramono menyatakan Posyandu memiliki peran penting dalam berbagai program kesehatan masyarakat.

"Posyandu mempunyai tugas yang sangat mulia. Kami ingin Posyandu ikut berperan aktif dalam penanganan stunting, TB dan persoalan kesehatan lainnya. Ini harus kita kerjakan bersama antara Pemprov DKI Jakarta dan Posyandu," kata Pramono Anung.

Ia juga berharap Posyandu dapat terlibat langsung di lapangan dalam upaya penanganan stunting.

Penanganan stunting tersebut ditargetkan dapat menurun pada tahun depan.

Pramono juga menjelaskan bahwa terdapat enam bidang Standar Pelayanan Minimal yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Enam bidang tersebut meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, sosial, ketenteraman dan ketertiban umum, serta perlindungan masyarakat.

Penulis :
Aditya Yohan