Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Anggota DPR RI Andina Theresia Narang Soroti Eskalasi Serangan AS–Israel terhadap Iran dan Serukan Diplomasi Damai

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Anggota DPR RI Andina Theresia Narang Soroti Eskalasi Serangan AS–Israel terhadap Iran dan Serukan Diplomasi Damai
Foto: Anggota Komisi I DPR RI, Andina Theresia Narang (sumber: DPR RI)

Pantau - Anggota Komisi I DPR RI Andina Theresia Narang menyoroti peningkatan eskalasi militer di kawasan Timur Tengah yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel dengan Iran setelah terjadinya serangan terhadap wilayah Iran yang memicu kecaman internasional serta meningkatkan kekhawatiran global terhadap potensi meluasnya konflik.

Ia menilai perkembangan tersebut dapat membawa dampak besar terhadap stabilitas dan perdamaian dunia.

Andina menegaskan bahwa eskalasi yang terjadi tidak lagi hanya menjadi persoalan regional.

Menurutnya, konflik tersebut telah berkembang menjadi tantangan global yang harus ditangani secara bertanggung jawab oleh komunitas internasional.

Ia menyebut meningkatnya ketegangan militer berpotensi memperluas instabilitas di berbagai kawasan.

Instabilitas tersebut juga dinilai dapat berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi global.

Selain itu, situasi tersebut berpotensi memengaruhi keamanan global secara lebih luas.

"Situasi di Timur Tengah harus disikapi dengan prioritas utama pada diplomasi dan dialog. Perang bukan solusi. Kita semua harus mengutamakan upaya damai untuk menjaga stabilitas, demi mencegah jatuhnya korban dan meminimalkan dampak yang lebih luas", ungkapnya.

Pernyataan tersebut disampaikan melalui rilis kepada Parlementaria di Jakarta pada Selasa (3/3/2026).

Dorong Peran Aktif Indonesia di Forum Internasional

Pada kesempatan yang sama, Andina menyatakan dukungan penuh terhadap langkah diplomatik yang ditempuh pemerintah Indonesia.

Ia menyebut DPR RI akan terus mendorong pemerintah agar Indonesia mengambil peran aktif di berbagai forum internasional.

Peran aktif tersebut bertujuan untuk meredakan ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Ia juga berharap Indonesia dapat membuka jalur dialog antara pihak-pihak yang terlibat konflik.

Upaya tersebut dapat dilakukan melalui berbagai forum internasional termasuk melalui Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Perlindungan WNI dan Antisipasi Dampak Global

Andina menekankan pentingnya koordinasi intensif antara DPR RI, pemerintah, serta seluruh pemangku kepentingan nasional untuk memitigasi dampak konflik Timur Tengah terhadap Indonesia.

Salah satu prioritas utama adalah memastikan perlindungan terhadap warga negara Indonesia yang berada di wilayah terdampak konflik.

Pemerintah juga diminta memastikan keselamatan WNI di kawasan tersebut.

Selain itu, diperlukan kesiapan rencana evakuasi apabila kondisi keamanan semakin memburuk.

Koordinasi lintas kementerian dan lembaga juga perlu diperkuat untuk mendukung upaya tersebut.

Untuk mengantisipasi kemungkinan eskalasi konflik yang lebih luas, DPR RI bersama pemerintah akan memperkuat diplomasi damai melalui jalur bilateral maupun multilateral.

Tujuan dari upaya tersebut adalah menghentikan konflik serta mendorong terciptanya dialog terbuka antara pihak-pihak yang bertikai.

Di dalam negeri, Andina juga mendorong pemerintah untuk menjaga stabilitas nasional.

Pemerintah diminta mengantisipasi potensi gejolak harga energi akibat konflik internasional.

Selain itu, fluktuasi nilai tukar juga perlu diantisipasi secara cermat.

Pemerintah juga diminta mewaspadai kemungkinan gangguan terhadap rantai pasok global.

Antisipasi tersebut perlu dilakukan melalui kebijakan fiskal dan moneter yang prudent.

Pemerintah juga diharapkan menyampaikan komunikasi publik secara terukur dan transparan kepada masyarakat.

Menutup pernyataannya, Andina menegaskan komitmennya untuk terus mengawal sikap dan langkah strategis pemerintah demi melindungi kepentingan serta keselamatan bangsa Indonesia.

Ia juga menegaskan pentingnya memastikan kontribusi aktif Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia.

Penulis :
Shila Glorya