Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Jamaah Umrah Asal Kabupaten Tangerang Dipastikan Aman di Tengah Konflik Timur Tengah dan Tetap Pulang Sesuai Jadwal

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Jamaah Umrah Asal Kabupaten Tangerang Dipastikan Aman di Tengah Konflik Timur Tengah dan Tetap Pulang Sesuai Jadwal
Foto: Ilustrasi - Jamaah melakukannya tawaf mengelilingi Ka'bah di Masjidil Haram, Mekkah, Arab Saudi (sumber: ANTARA/Desi Purnamawati)

Pantau - Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tangerang memastikan kepulangan 264 jamaah umrah asal Kabupaten Tangerang yang sedang berada di Tanah Suci, Makkah, Arab Saudi, tidak mengalami penundaan meskipun terjadi peningkatan eskalasi konflik di Timur Tengah akibat perang Iran melawan agresi Amerika Serikat dan Israel.

Sebanyak 264 jamaah umrah tersebut saat ini tengah melaksanakan rangkaian ibadah di Makkah dan dipastikan berada dalam kondisi aman.

Kepala Kemenhaj Kabupaten Tangerang Hasyim menyampaikan bahwa seluruh jamaah masih dapat kembali ke Indonesia sesuai jadwal yang telah ditentukan.

"Alhamdulillah, aman dan tetap sesuai jadwal kepulangan masing-masing jamaah," ungkap Hasyim.

Penerbangan Langsung Masih Berjalan Normal

Berdasarkan laporan yang diterima Kemenhaj Kabupaten Tangerang, kondisi konflik di kawasan Teluk tidak memberikan dampak signifikan terhadap jadwal kepulangan jamaah umrah asal Indonesia.

Sejumlah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) juga melaporkan bahwa penerbangan langsung atau direct flight dari Bandara Jeddah maupun Madinah menuju Indonesia masih berjalan normal tanpa adanya penundaan.

Jamaah yang menggunakan penerbangan langsung dari Arab Saudi tetap dapat kembali ke Tanah Air sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

Namun demikian, penundaan penerbangan dilaporkan terjadi pada sejumlah rute yang menggunakan sistem transit melalui beberapa negara di kawasan Teluk.

"Namun yang transit melalui Doha Qatar, Oman, Kuwait, ditunda sampai dengan kondisi sudah kondusif," jelas Hasyim.

Pemerintah Imbau Jamaah dan Keluarga Tetap Tenang

Pemerintah melalui Kemenhaj Republik Indonesia mengimbau seluruh jamaah umrah asal Indonesia untuk tetap tenang di tengah situasi konflik yang terjadi di Timur Tengah.

Jamaah diminta mengikuti arahan resmi yang diberikan oleh maskapai penerbangan, Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU), serta otoritas terkait di Arab Saudi.

Kemenhaj bersama perwakilan pemerintah Indonesia di Arab Saudi dan otoritas terkait terus melakukan koordinasi guna memastikan keselamatan serta pelayanan bagi jamaah umrah Indonesia.

Pemerintah juga terus memantau perkembangan situasi penerbangan dari dan menuju Arab Saudi yang berpotensi mengalami perubahan jadwal.

Beberapa penerbangan ke dan dari Arab Saudi dilaporkan berpotensi mengalami penjadwalan ulang, penundaan, bahkan pembatalan tergantung perkembangan kondisi keamanan di kawasan tersebut.

Komunikasi intensif juga terus dilakukan dengan masing-masing PPIU untuk memperoleh informasi terbaru mengenai kondisi jamaah dan jadwal penerbangan dari sumber resmi.

Kemenhaj turut mengimbau keluarga jamaah di Indonesia agar tetap tenang dan tidak khawatir terhadap kondisi jamaah yang sedang berada di Tanah Suci.

"Kita imbau untuk pihak keluarga juga agar tetap tenang," tegas Hasyim.

Penulis :
Arian Mesa