Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Bangkit dari Ketertinggalan, Singkirkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di All Englan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Bangkit dari Ketertinggalan, Singkirkan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri di All Englan
Foto: (Sumber : Ganda putra Indonesia Raymond Indra/Nikolaus Joaquin saat melawan senior mereka Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri pada babak 16 besar All England 2026 di Utilita Arena Birmingham, Kamis (5/3/2026). Raymond/Joaquin menang dengan skor 8-21, 21-14, 21-16. (ANTARA/HO-PBSI).)

Pantau - Ganda putra Indonesia Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin berhasil membalikkan keadaan untuk mengalahkan pasangan senior mereka Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri pada babak 16 besar All England 2026 di Utilita Arena Birmingham, Kamis waktu setempat.

Dalam pertandingan derbi Indonesia tersebut, Raymond dan Joaquin meraih kemenangan melalui tiga gim dengan skor 8-21, 21-14, dan 21-16.

Raymond menyampaikan rasa syukur karena pertandingan dapat berjalan lancar dan mereka mampu mengamankan kemenangan.

Raymond mengatakan, "Puji Tuhan permainan berjalan lancar dan masih diberikan kemenangan. Di gim pertama kami terlambat mengantisipasi kondisi lapangan".

Perubahan Kondisi Lapangan dan Strategi

Raymond menjelaskan bahwa kondisi lapangan pada pertandingan tersebut berbeda dibandingkan laga sebelumnya.

Ia menyebut pada pertandingan sebelumnya masih terdapat hembusan angin di lapangan, sedangkan pada pertandingan kali ini tidak ada angin sama sekali sehingga mempengaruhi kontrol permainan.

Raymond mengatakan, "Cukup berbeda dengan pertandingan pertama yang masih ada angin di lapangan, kali ini tidak ada angin sama sekali".

Sementara itu Joaquin mengungkapkan bahwa pada gim pertama mereka kalah dalam duel bola pertama dan kedua.

Ia menilai lawan memiliki keunggulan kuat dalam permainan di area depan net.

Joaquin mengatakan, "Di gim pertama kami kalah di bola pertama dan kedua. Mereka punya kemampuan luar biasa di depan net".

Bangkit dan Amankan Tiket Perempat Final

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Raymond dan Joaquin kemudian mengubah pola permainan pada gim kedua.

Mereka mulai menjauhkan bola dari area net dan berusaha memaksa reli yang lebih panjang.

Perubahan strategi tersebut membuat mereka mampu mengendalikan jalannya pertandingan hingga berhasil memaksakan gim penentuan.

Pada gim ketiga Raymond dan Joaquin sempat mengalami tekanan ketika keunggulan mereka mulai dikejar oleh lawan.

Meski demikian keduanya tetap menjaga kepercayaan diri hingga akhirnya berhasil menutup pertandingan dengan kemenangan.

Joaquin mengatakan, "Di gim ketiga kami yang sudah unggul sempat mau terkejar, tapi kami terus meyakinkan diri bahwa kami bisa".

Kemenangan tersebut memastikan Raymond dan Joaquin melangkah ke babak perempat final turnamen All England 2026.

Pada babak delapan besar mereka dijadwalkan menghadapi pasangan China Liang Wei Keng dan Wang Chang.

Joaquin mengatakan, "Hari ini kami mau mulai dari diri sendiri dulu, makan enak dan tidur yang nyenyak. Setelah itu baru menonton video, analisa, dan diskusi dengan pelatih".

Joaquin mengatakan, "Dari sisi non-teknis kami harus meyakinkan diri bahwa kami sama-sama punya peluang untuk menang. Kami harus memaksimalkan kesempatan ini".

Penulis :
Aditya Yohan