Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Dirlantas Polda Metro Jaya Imbau Pemudik Motor Tidak Overload, Sarankan Manfaatkan Program Mudik Gratis

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Dirlantas Polda Metro Jaya Imbau Pemudik Motor Tidak Overload, Sarankan Manfaatkan Program Mudik Gratis
Foto: Ilustrasi - Pemudik bersepeda motor membawa anak di Jalan Raya Kalimalang, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis 27/3/2025 (sumber: ANTARA/Siti Nurhaliza)

Pantau - Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengimbau para pemudik yang menggunakan kendaraan roda dua agar tidak membawa barang pribadi secara berlebihan atau overload demi menjaga keselamatan dan ketertiban selama perjalanan mudik.

Imbauan tersebut disampaikan Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Pol Komarudin kepada masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor.

"Kami mengimbau untuk memperhatikan yang pertama barang bawaan dan juga keluarga yang dibawa, tidak overload, sesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan", ungkap Komarudin.

Ia menjelaskan para pemudik perlu memperhatikan jumlah barang bawaan serta penumpang yang dibawa agar tetap sesuai dengan aturan yang berlaku.

Jika petugas di lapangan menemukan pemudik yang membawa barang berlebihan saat berkendara, maka akan dilakukan tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pos Pengamanan dan Pemantauan Disiapkan

Polda Metro Jaya menyiapkan sejumlah pos untuk memantau aktivitas masyarakat selama arus mudik berlangsung.

Pos tersebut terdiri dari pos pelayanan, pos pengamanan, pos terpadu, hingga pos pantau yang akan tersebar di berbagai titik.

Komarudin menyampaikan bahwa seluruh pos tersebut akan memantau pergerakan masyarakat selama periode mudik.

"Sebaran pos-pos kami nanti akan memantau, mulai dari pos pelayanan, pos pengamanan, pos terpadu sampai dengan pos pantau ini akan memantau seluruh aktivitas masyarakat", ujarnya.

Selain melakukan pemantauan, pos-pos tersebut juga dapat dimanfaatkan masyarakat yang melakukan perjalanan mudik menggunakan sepeda motor untuk beristirahat sejenak.

Polisi Sarankan Manfaatkan Program Mudik Gratis

Komarudin juga mengimbau masyarakat agar mempertimbangkan menggunakan program mudik gratis dibandingkan melakukan perjalanan jauh dengan kendaraan roda dua.

Ia menyebut sejumlah pihak telah menyediakan program mudik gratis yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

"Beberapa pihak telah melaksanakan kegiatan mudik gratis, masyarakat bisa memanfaatkan program tersebut. Termasuk juga dari PT KAI yang berencana juga akan ada pengangkutan kendaraan roda dua menggunakan kereta. Jadi mungkin bisa lebih nyaman, lebih aman pastinya", jelasnya.

Program tersebut dinilai dapat memberikan kenyamanan dan keamanan yang lebih baik bagi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman.

Selain itu masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan pengangkutan kendaraan roda dua menggunakan kereta yang direncanakan oleh PT KAI.

Komarudin menilai masyarakat sebaiknya tidak memaksakan perjalanan jarak jauh menggunakan sepeda motor jika tersedia alternatif transportasi yang lebih aman.

Risiko perjalanan menggunakan kendaraan roda dua dinilai cukup tinggi, terutama dengan kondisi cuaca yang berpotensi meningkatkan bahaya di perjalanan.

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya juga mengungkapkan fokus tahapan pengamanan dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Jaya 2026.

Operasi Ketupat Jaya 2026 direncanakan berlangsung pada 13 Maret hingga 25 Maret 2026.

Komarudin menjelaskan tahapan pertama pengamanan berkaitan dengan prediksi puncak arus mudik.

Ia menyebutkan puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 16 Maret hingga 18 Maret 2026.

Penulis :
Arian Mesa