
Pantau - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti melantik anggota Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah periode 2026–2031 di Jakarta Pusat pada Jumat, 13 Maret 2026 untuk memperkuat implementasi Asta Cita keempat serta mendukung visi pemerintah dalam meningkatkan mutu pendidikan.
Pelantikan Dewan Pendidikan Nasional Dikdasmen
Pembentukan Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah menjadi sejarah baru karena lembaga tersebut dibentuk untuk pertama kalinya.
Pembentukan dewan ini juga sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menjelaskan bahwa pemerintah memiliki visi Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagai bagian dari penjabaran Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
Ia menegaskan, "Kami memiliki visi Pendidikan Bermutu untuk Semua sebagai bagian dari penjabaran Asta Cita Bapak Presiden. Visi ini kami letakkan dalam kerangka optimisme bahwa setiap anak Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang bermutu."
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah juga mendapat amanah dari Presiden Prabowo Subianto untuk terus memajukan pendidikan, khususnya pada jenjang pendidikan dasar dan menengah.
Peran Strategis dan Fokus Kebijakan Pendidikan
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah berkomitmen memperkuat pendidikan dasar dan menengah sebagai fondasi penting bagi jenjang pendidikan selanjutnya.
Fokus kebijakan pendidikan tersebut meliputi penguatan karakter dan peradaban bangsa melalui pendidikan.
Selain itu, peningkatan kompetensi di bidang science, technology, engineering, dan mathematics atau STEM juga menjadi prioritas untuk membekali generasi muda menghadapi masa depan.
Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah memiliki peran sebagai mitra strategis kementerian dalam memberikan masukan, kritik, dan saran yang konstruktif.
Masukan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kebijakan serta pelaksanaan program pendidikan.
Abdul Mu’ti menyampaikan harapan agar anggota dewan yang baru dilantik dapat berkontribusi dalam meningkatkan kinerja kementerian.
Ia menyatakan, "Kami berharap dalam bekerja ke depan kami mendapatkan masukan-masukan yang konstruktif, masukan yang membuat kami dapat bekerja lebih baik lagi, dan yang membuat kami dapat berkhidmat melaksanakan amanat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa."
Secara kelembagaan, Dewan Pendidikan Nasional Pendidikan Dasar dan Menengah memiliki fungsi strategis dalam memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh hak konstitusionalnya untuk mendapatkan pendidikan yang bermutu.
Ajakan Kolaborasi dan Budaya Kerja
Mendikdasmen juga mengajak anggota dewan untuk bekerja sama dengan jajaran kementerian secara terbuka, kolaboratif, dan saling menghargai.
Ia menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang ramah dan santun di lingkungan kementerian.
Abdul Mu’ti mengatakan, “Kami berharap Bapak dan Ibu dapat bekerja sama dengan seluruh tim kementerian yang selama ini kami bangun dengan budaya RAMAH dan SANTUN. Kami berusaha untuk terbuka terhadap berbagai masukan dan belajar dari Bapak dan Ibu sekalian agar dapat bekerja lebih baik lagi.”
- Penulis :
- Arian Mesa








