
Pantau - Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor menekankan pentingnya membangun hubungan industrial yang harmonis antara perusahaan dan pekerja saat melepas keberangkatan program mudik gratis bagi pekerja di halaman Gedung Vokasi Kementerian Ketenagakerjaan di Jakarta pada Minggu, 15 Maret 2026.
Afriansyah menyampaikan bahwa kerja sama yang sehat serta sikap saling menghargai antara pekerja dan pengusaha akan memberikan manfaat bagi kedua pihak.
Ia menegaskan bahwa pekerja dan pengusaha harus bekerja sama dalam meningkatkan kesejahteraan bersama.
"Pekerja dan pengusaha wajib bekerja sama serta saling membantu dalam meningkatkan kesejahteraan sehingga dapat dinikmati bersama secara proporsional sesuai dengan kontribusi dan prestasi kerja", ungkapnya.
Mudik Gratis Bentuk Apresiasi Perusahaan
Wamenaker yang akrab disapa Ferry tersebut menyebut salah satu contoh hubungan industrial yang baik adalah penyelenggaraan program mudik gratis oleh perusahaan bagi pekerja pada momentum libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Menurutnya program mudik gratis tidak hanya menjadi fasilitas perjalanan bagi pekerja tetapi juga bentuk perhatian perusahaan terhadap dedikasi dan kerja keras pekerja.
"Penyelenggaraan mudik gratis bagi pekerja buruh ini adalah bentuk penghargaan perusahaan terhadap pekerja. Ini adalah komitmen bersama dalam memberikan apresiasi kepada pekerja yang telah berkontribusi bagi perusahaan", jelasnya.
Ia menambahkan bahwa perhatian terhadap pekerja sangat penting karena kesejahteraan tidak hanya berkaitan dengan pekerjaan di tempat kerja.
Kesejahteraan pekerja juga mencakup rasa aman, kenyamanan, serta ketenangan ketika berkumpul bersama keluarga saat hari raya.
Diikuti 295 Pekerja dan Keluarga
Afriansyah menilai pelaksanaan mudik pekerja pada tahun 2026 menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan sektor swasta di tengah berbagai tantangan ekonomi.
Ia juga memberikan apresiasi kepada perusahaan yang menunjukkan kepedulian sosial terhadap pekerja dan keluarganya.
"Kemnaker sangat menghargai peran serta perusahaan yang telah bersinergi dengan Pemerintah dalam mengatasi berbagai persoalan, termasuk mudik bagi pekerja ini. Hal ini merupakan perwujudan bentuk kepedulian sosial terhadap seluruh pemangku kepentingan, terutama pekerja buruh dan keluarganya", ujarnya.
Sebanyak 295 pekerja atau buruh beserta keluarga mengikuti program mudik gratis tersebut.
Program ini diselenggarakan oleh Paguyuban Jambi, Ikatan Keluarga Minang, serta berbagai perusahaan.
Dalam kegiatan tersebut disediakan tujuh armada bus yang mengangkut para peserta menuju daerah tujuan mudik yaitu Jambi dan Padang.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








