Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Sejumlah Anggota DPR RI Gelar Program Mudik Gratis untuk Bantu Perantau Pulang Kampung pada Lebaran 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Sejumlah Anggota DPR RI Gelar Program Mudik Gratis untuk Bantu Perantau Pulang Kampung pada Lebaran 2026
Foto: (Sumber : Suasana saat para peserta mudik gratis di di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, Minggu (15/3/2026). Foto: Sari/Mahendra.)

Pantau - Sejumlah Anggota DPR RI dari berbagai fraksi menggelar program mudik gratis bagi masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri 2026 untuk membantu para perantau pulang ke kampung halaman dengan aman, nyaman, dan tanpa biaya.

Program tersebut menjadi upaya membantu masyarakat agar dapat berkumpul bersama keluarga saat merayakan Hari Raya. Salah satu program mudik gratis diselenggarakan oleh Fraksi PAN DPR RI. Program tersebut dipimpin oleh Ketua Fraksi PAN DPR RI Putri Zulkifli Hasan bersama jajaran anggota fraksi.

Keberangkatan peserta program Mudik Ceria PAN dilepas di Kompleks Parlemen DPR RI, Senayan, Jakarta, pada Minggu (15/3/2026).

Program tersebut mengusung semangat "Bantu Rakyat Mudik Gratis".

"Melalui program Mudik Ceria PAN dengan semangat Bantu Rakyat Mudik Gratis, kami ingin membantu masyarakat agar dapat pulang ke kampung halaman dengan lebih tenang, aman, dan nyaman untuk berkumpul bersama keluarga di Hari Raya," ungkap Putri.

Program mudik gratis yang difasilitasi PAN menjangkau sekitar delapan provinsi dengan tujuan sekitar 28 kabupaten dan kota di Pulau Jawa dan Sumatera.

Para peserta diberangkatkan menggunakan dua moda transportasi yaitu kereta api dan bus.

Seluruh biaya perjalanan para peserta ditanggung oleh partai.

Putri juga menyebutkan bahwa antusiasme masyarakat terhadap program tersebut sangat tinggi.

Data panitia menunjukkan sekitar 2,3 juta orang mengunjungi laman pendaftaran daring yang disediakan.

Tingginya jumlah pengunjung tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas mudik yang terjangkau.

Program Mudik Gratis Anggota DPR dari Berbagai Fraksi

Program mudik gratis juga diselenggarakan oleh Wakil Ketua Komisi XI DPR RI dari Fraksi Partai NasDem Fauzi Amro.

Ia menyampaikan bahwa kegiatan mudik bersama yang digagasnya telah menjadi tradisi tahunan selama tujuh tahun terakhir.

Program tersebut bertujuan membantu para perantau di wilayah Jabodetabek untuk pulang ke kampung halaman.

Pada tahun 2026 sekitar 20 bus disiapkan untuk mengangkut hampir 1.000 pemudik.

Para pemudik tersebut menuju berbagai kota tujuan seperti Palembang, Lubuklinggau, Musi Rawas, dan Muratara di Sumatera Selatan.

Selain itu terdapat pula tujuan di Pulau Jawa seperti Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya.

"Kegiatan mudik bersama ini sudah tahun ke-7. Tahun ini kami memberangkatkan kurang lebih 20 bus dengan tujuan Palembang, Lubuklinggau, Muratara, Bandung, Jogja, Solo, dan Surabaya," ungkap Fauzi.

Program tersebut juga didukung oleh sejumlah pihak termasuk bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara atau Himbara.

Bank yang terlibat antara lain BRI, BNI, BTN, dan Bank Mandiri.

Selain itu komunitas daerah serta mahasiswa juga terlibat dalam kepanitiaan kegiatan tersebut.

Antusiasme masyarakat terlihat dari jumlah pendaftar yang mencapai sekitar 2.500 orang atau melebihi kuota yang tersedia.

Program Pulang Basamo untuk Perantau Minangkabau

Program mudik gratis lainnya juga digelar oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade.

Ia kembali menyelenggarakan program mudik gratis bertajuk Pulang Basamo bagi para perantau asal Sumatera Barat.

Pada tahun 2026 sebanyak 250 bus disiapkan untuk mengangkut ribuan pemudik menuju kampung halaman mereka di Sumatera Barat.

Pada Minggu (15/3) diberangkatkan sebanyak 150 bus dengan total sekitar 6.000 pemudik pada Gelombang II Pulang Basamo 2026.

Andre menjelaskan bahwa program tersebut telah memasuki tahun keempat pelaksanaannya.

Ia menyebut jumlah armada yang disediakan terus meningkat sejak pertama kali program tersebut digelar.

Andre menegaskan bahwa seluruh perjalanan diberikan secara gratis bagi para peserta.

Program tersebut menjadi bentuk komitmen membantu para perantau agar dapat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.

Andre juga menyebut program tersebut ikut mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Barat.

"Setiap tahun perantau Minang itu mengirimkan anggaran 20 triliun setiap tahun ke kampung halaman. Sehingga uang perantau Minang ini membantu pertumbuhan ekonomi Sumbar," ungkap Andre.

Penulis :
Aditya Yohan