
Pantau - Anggota Komisi III DPR RI Bimantoro Wiyono mengecam aksi penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus.
Bimantoro Wiyono menilai tindakan penyiraman air keras tersebut merupakan bentuk teror yang tidak dapat dibenarkan dalam negara hukum.
Ia menegaskan bahwa tindakan tersebut berpotensi mengancam ruang demokrasi serta keselamatan para aktivis yang memperjuangkan hak asasi manusia di Indonesia.
Menurutnya kekerasan terhadap aktivis yang aktif menyuarakan isu hak asasi manusia dapat diduga sebagai upaya intimidasi untuk melemahkan komitmen negara dalam melindungi dan menegakkan HAM.
Dinilai Bertentangan dengan Komitmen Perlindungan HAM
Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto disebut telah menempatkan perlindungan dan pemajuan hak asasi manusia sebagai salah satu agenda penting melalui program Asta Cita.
Oleh karena itu pemerintah dinilai perlu memberikan perhatian serius terhadap setiap bentuk kekerasan yang menimpa para pembela hak asasi manusia.
Bimantoro Wiyono mengatakan, "Peristiwa ini patut dipandang sebagai bentuk perlawanan terhadap semangat pemerintah yang ingin memperkuat perlindungan, pemajuan, penegakan, dan pemenuhan hak asasi manusia di Indonesia. Negara harus hadir memberikan perlindungan kepada siapa pun yang memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan", ungkapnya.
Ia juga menilai aksi teror seperti penyiraman air keras tidak hanya menyebabkan luka fisik pada korban tetapi juga dapat menimbulkan rasa takut bagi masyarakat sipil yang aktif mengawal isu keadilan dan hak asasi manusia.
DPR Minta Polisi Usut Tuntas Kasus
Bimantoro Wiyono meminta aparat penegak hukum untuk bertindak cepat, transparan, dan profesional dalam mengusut kasus tersebut.
Ia menegaskan kepolisian harus mampu mengungkap secara menyeluruh semua pihak yang terlibat dalam peristiwa tersebut baik pelaku di lapangan maupun pihak yang merencanakan aksi tersebut.
Bimantoro Wiyono menyatakan, "Kasus ini harus diusut sampai tuntas. Aparat kepolisian perlu segera mengungkap dan menangkap siapa pun yang terlibat, mulai dari pelaku utama hingga pihak yang merencanakan, memerintahkan, maupun membantu pelaksanaan aksi tersebut. Penegakan hukum yang tegas dan transparan sangat penting agar tidak ada ruang bagi tindakan teror terhadap aktivis atau masyarakat sipil", ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Aditya Yohan







