
Pantau - Wakil Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta KGPAA Paku Alam X melepas keberangkatan 1.871 pemudik yang merupakan mitra pedagang warung makan Indomie atau Warmindo dalam program Mudik Bersama 2026.
Pelepasan peserta mudik dilakukan di halaman parkir Stadion Mandala Krida pada Senin 16 Maret 2026.
KGPAA Paku Alam X menyampaikan, "Mudik Lebaran bukan sekadar perjalanan pulang kampung, tetapi tradisi sosial yang telah mengakar dalam kehidupan masyarakat Indonesia", ungkapnya.
Ia menjelaskan bahwa tradisi mudik juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan keluarga, memperkuat persaudaraan, serta memulihkan energi setelah menjalani aktivitas selama setahun.
Pemerintah daerah Daerah Istimewa Yogyakarta memberikan apresiasi kepada perusahaan Indofood CBP atas inisiatif sosial yang memfasilitasi para pedagang Warmindo untuk pulang kampung menjelang Lebaran 2026.
KGPAA Paku Alam X mengatakan, "Program ini bagi pedagang Warmindo merupakan wujud kepedulian sosial, sekaligus contoh nyata bagaimana dunia usaha dapat berkontribusi dalam memperkuat solidaritas dan kebersamaan di tengah masyarakat", ujarnya.
Ribuan Pedagang Warmindo Ikut Mudik Gratis
Program mudik gratis tersebut memberangkatkan 34 bus dengan total peserta sebanyak 1.871 orang.
Para pemudik diberangkatkan menuju sejumlah daerah di Jawa Barat yaitu Kuningan, Sumedang, dan Tasikmalaya.
Wali Kota Yogyakarta Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa ribuan pedagang Warmindo yang bekerja di kota tersebut sebagian besar berasal dari wilayah Jawa Barat.
Hasto Wardoyo mengatakan, "Kami bersyukur, karena paling tidak sekitar 34 bus dengan sekitar 1.800 pedagang dari Jawa Barat mencari nafkah di Yogyakarta. Tentunya ini sangat menolong dan membantu untuk bisa bersama sama mudik gratis ke masing-masing, mudah mudahan selamat sampai tujuan", ungkapnya.
Jumlah Bus Meningkat Dibanding Tahun Lalu
Kepala Cabang Indofood CBP Divisi Noodle Yogyakarta Devie Permana menjelaskan jumlah bus pada tahun 2026 meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada tahun 2025 program mudik Warmindo menggunakan 32 bus, sedangkan pada tahun 2026 bertambah menjadi 34 bus.
Devie Permana mengatakan, "Kita berangkatkan 34 bus dengan peserta mudik 1.871 orang ke Kuningan, Sumedang dan Tasikmalaya. Ini sebagai bentuk apresiasi, karena saat mudik seperti ini transportasi menjadi hal utama, dan mungkin agak sulit didapat, kita mengapresiasi mereka memberikan fasilitas mudik gratis", ujarnya.
- Penulis :
- Aditya Yohan







