
Pantau - Gunung Marapi dilaporkan mengalami erupsi pada Kamis pukul 02.29 WIB dengan aktivitas yang terekam di seismogram.
Petugas Pos Gunung Api (PGA) Gunung Marapi, Asep Antoni, menyebut erupsi tersebut memiliki amplitudo maksimum 3,5 milimeter dengan durasi sekitar 22 detik.
"Terjadi erupsi Gunung Marapi pukul 02.29 WIB yang terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 3,5 milimeter serta berdurasi sekitar 22 detik," kata Asep Antoni.
Kolom Abu Tak Teramati
Tinggi kolom abu vulkanik tidak dapat teramati karena kondisi tertutup awan di sekitar puncak gunung.
Saat ini, Gunung Marapi berada pada status Level II atau Waspada.
Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) telah mengeluarkan sejumlah rekomendasi bagi masyarakat terkait aktivitas gunung tersebut.
Imbauan Waspada dan Potensi Bahaya
Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius tiga kilometer dari pusat aktivitas di Kawah Verbeek.
Selain itu, terdapat potensi ancaman lahar dingin terutama bagi warga yang tinggal di sepanjang aliran sungai yang berhulu dari puncak gunung.
"Harap tingkatkan kewaspadaan terutama bagi warga yang bermukim di dekat bantaran sungai yang berhulu langsung dari Gunung Marapi," imbau PVMBG.
Masyarakat juga diimbau menggunakan masker saat terjadi hujan abu guna menghindari gangguan pernapasan.
Seluruh pihak diminta menjaga situasi tetap kondusif serta tidak menyebarkan informasi bohong terkait aktivitas gunung.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf







