
Pantau - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi resmi membuka pendaftaran Program Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang berlangsung hingga 7 April 2026.
Program ini ditujukan untuk membantu calon mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan pendidikan tinggi.
Pelaksana Tugas Kepala Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi Kemdiktisaintek Sandro Mihradi mengatakan, "Melalui KIP Kuliah, negara hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi generasi muda dalam meraih mimpi."
Sistem Terintegrasi dan Penyaluran Tepat Sasaran
Pada tahun 2026, KIP Kuliah diperkuat dengan penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) sebagai dasar penentuan penerima.
Langkah ini bertujuan meningkatkan ketepatan sasaran, transparansi, dan akuntabilitas dalam penyaluran bantuan pendidikan.
Selain itu, sistem KIP Kuliah telah terintegrasi dengan platform Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk memudahkan proses pendaftaran.
Manfaat Beasiswa dan Jadwal Pendaftaran
Program KIP Kuliah memberikan berbagai manfaat, mulai dari pembebasan biaya UTBK hingga bantuan biaya pendidikan dan biaya hidup.
Kepala Bidang Fasilitasi Layanan Pembiayaan Pendidikan Tinggi Septien Prima Diassari mengatakan, "Bantuan biaya hidup diberikan dalam beberapa klaster, dengan besaran mulai dari Rp800 ribu hingga Rp1,4 juta per bulan yang disalurkan langsung ke rekening penerima beasiswa."
Pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem SIM KIP Kuliah sejak 25 Maret hingga 7 April 2026 mengikuti jadwal SNBT.
Sebagai informasi tambahan, pemerintah menargetkan program ini dapat memperluas akses pendidikan tinggi yang inklusif dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.
- Penulis :
- Aditya Yohan
- Editor :
- Tria Dianti







