
Pantau - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur melaporkan akun TikTok palsu yang mengatasnamakan institusi tersebut kepada pihak TikTok untuk segera ditindak dan dihapus.
KBRI Tegaskan Tidak Memiliki Akun TikTok
Koordinator Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya KBRI Kuala Lumpur Fery Iswandy menyatakan pihaknya telah mengambil langkah pelaporan terhadap akun tersebut.
"Kami sudah coba report di platform TikTok tentang akun tersebut untuk di-take down. Kami juga akan laporkan akun tersebut ke perwakilan TikTok," ujarnya.
KBRI juga menegaskan bahwa hingga saat ini tidak memiliki akun resmi di platform TikTok.
Imbauan kewaspadaan terhadap akun palsu tersebut telah disampaikan melalui media sosial resmi dan dipasang di ruang pelayanan KBRI Kuala Lumpur.
Warga Diminta Waspada Modus Penipuan
KBRI mengingatkan masyarakat agar berhati-hati terhadap potensi penipuan yang dilakukan melalui akun palsu tersebut.
"Waspada penipuan mengatasnamakan KBRI Kuala Lumpur. Telah beredar akun TikTok palsu yang mengatasnamakan KBRI Kuala Lumpur serta melakukan penipuan dan melakukan komunikasi melalui WhatsApp dengan meminta data pribadi masyarakat," demikian peringatan KBRI.
KBRI menegaskan tidak pernah meminta data pribadi melalui media sosial maupun pesan pribadi sehingga masyarakat diminta tidak memberikan informasi sensitif kepada pihak yang tidak jelas.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








