
Pantau - Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi Kemayoran mulai menerapkan label waktu konsumsi pada paket makanan Program Makan Bergizi Gratis guna meningkatkan kualitas dan keamanan pangan bagi ribuan penerima manfaat.
Label Konsumsi Maksimal Tiga Jam
Kepala SPPG Kemayoran Harapan Mulia 1 Fakhri Irfan Pribadi mengatakan setiap ompreng kini dilengkapi label waktu konsumsi untuk memastikan makanan tetap layak.
"Kita juga sudah menganjurkan ada label di ompreng agar makanan dikonsumsi paling maksimal itu tiga jam," ungkap Fakhri di Jakarta, Selasa (31/3).
Pada hari pertama operasional pascalibur Lebaran 2026, SPPG tersebut melayani 3.298 penerima manfaat yang terdiri dari siswa, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
Menu yang disajikan meliputi nasi uduk, ayam kecap, tahu cabai hijau, tumis sayur, serta buah semangka.
Pengawasan Ketat dan Evaluasi Berkelanjutan
Fakhri menjelaskan pihaknya terus meningkatkan kualitas program melalui pengawasan ketat, mulai dari keamanan pangan hingga sanitasi lingkungan.
"Keamanan pangan, kemampuan SDM atau relawan terkait keamanan pangan juga terus kita tingkatkan," ujarnya.
Ia menambahkan setiap makanan diuji melalui uji organoleptik sebelum didistribusikan untuk memastikan kualitas rasa, aroma, dan tekstur sesuai standar.
Selain itu, SPPG juga mendata kondisi alergi penerima manfaat agar menu dapat disesuaikan.
"Misal tadinya dia tidak suka ikan, akhirnya siswa tersebut diganti menjadi ayam," katanya.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional menegaskan akan memberikan sanksi tegas kepada mitra yang melakukan pelanggaran seperti mark up bahan baku dalam program MBG.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf








