
Pantau - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli melakukan pengecekan pelaksanaan Program Pemagangan Nasional di galeri seni Tan Artspace, Kota Semarang, Jawa Tengah, pada Selasa.
Program Berbasis Industri Kreatif
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung pelaksanaan program pemagangan yang dinilai unik karena berbasis rintisan usaha di sektor industri kreatif.
Dalam kunjungannya, Yassierli menyampaikan, "Kita melihat perspektif yang berbeda terkait industri usaha kreatif," ungkapnya.
Peserta program diketahui mengikuti pemagangan selama enam bulan dengan berbagai aktivitas yang mendukung pengembangan keterampilan.
Selama masa tersebut, peserta memperoleh pengalaman kerja, pencerahan, serta peningkatan kompetensi sesuai bidang yang dijalani.
Yassierli menegaskan bahwa program ini tidak bertujuan langsung merekrut peserta sebagai pekerja di tempat magang.
Ia menyampaikan, "Program ini didesain agar mereka siap bekerja," ujarnya.
Antusiasme Peserta dan Rencana Pengembangan
Menaker memberikan apresiasi kepada dunia industri yang telah berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan program tersebut.
Ia juga mengapresiasi para peserta yang dinilai menunjukkan antusiasme tinggi meskipun program ini baru pertama kali dilaksanakan.
Peserta Program Pemagangan Nasional batch pertama dijadwalkan menyelesaikan program pada April 2026.
Kementerian Ketenagakerjaan saat ini tengah menyiapkan rencana pelaksanaan program serupa untuk tahun 2026.
Yassierli menyampaikan, "Sedang disiapkan sesuai dengan tahun lalu, semoga bisa bertambah," katanya.
Pada tahun sebelumnya, jumlah peserta Program Pemagangan Nasional tercatat mencapai sekitar 100 ribu orang.
- Penulis :
- Arian Mesa








