
Pantau - Warga asrama Batalyon Infanteri Raider Khusus 113/Jaya Sakti menggelar tahlilan untuk prajurit TNI almarhum Praka Farizal Rhomadhon yang gugur dalam misi perdamaian PBB di Lebanon di rumah duka Asmil Kima Yonif 113/JS, kawasan Juli, Kabupaten Bireuen, Aceh, pada Selasa malam.
Kegiatan tahlilan tersebut diikuti oleh warga asrama serta masyarakat sekitar sebagai bentuk doa bersama atas gugurnya prajurit yang dikenal berdedikasi tinggi tersebut.
Kronologi dan Pelaksanaan Tahlilan
Pelaksanaan tahlilan sempat tertunda akibat hujan lebat disertai petir yang melanda kawasan asrama sebelum akhirnya kegiatan berlangsung dengan khidmat.
Kepala Komando Rumah Yonif 114/JS Letda Inf Dedy Yusmardi menyampaikan bahwa kegiatan ini akan dilaksanakan selama tujuh hari berturut-turut untuk mendoakan almarhum.
"Kami bersama warga asrama melaksanakan tahlilan dan doa bersama untuk almarhum Praka Farizal Rhomadhon. Kami berharap keluarga tabah menghadapi semua ini," ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa pihak satuan masih menunggu informasi lebih lanjut terkait proses pemulangan jenazah dari Lebanon.
Rencananya, almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Yogyakarta.
Gugur dalam Misi Perdamaian PBB
Praka Farizal Rhomadhon diketahui gugur akibat serangan artileri yang menghantam area Indobatt UNP 7-1 di Kota Adshit al-Qusyar, Lebanon Selatan, pada Minggu sekitar pukul 20.44 waktu setempat.
Almarhum merupakan bagian dari Satuan Tugas Batalyon Mekanis TNI Kontingen Garuda XXIII-S yang bertugas dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon atau Unifil sejak tahun 2025.
Dedy Yusmardi mengungkapkan bahwa terdapat 40 prajurit Yonif 113/JS yang saat ini masih bertugas dalam misi perdamaian tersebut.
"Ada sebanyak 40 prajurit Yonif 113/JS yang bertugas dalam misi perdamaian di Lebanon. Kami juga mendoakan semua prajurit Yonif 113/JS yang masih bertugas di Lebanon kembali dengan selamat," katanya.
Almarhum dikenal sebagai prajurit terbaik Yonif 113/JS yang membanggakan satuan serta memiliki dedikasi tinggi dalam setiap penugasan.
Rekan-rekan almarhum mengenalnya sebagai sosok ramah, pendiam, dan taat menjalankan shalat lima waktu.
Sebelum penugasan ke Lebanon, almarhum bertugas di Kompi Senjata D Yonif 113/JS yang bermarkas di Geumpang, Kabupaten Pidie.
Yonif 113/JS sendiri berada di bawah Brigade Infanteri 25/Siwah, Kodam Iskandar Muda.
- Penulis :
- Shila Glorya








