Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Komisi I DPR RI Mendorong Siprus Menjadi Hub Baru Produk Indonesia untuk Menembus Pasar Eropa Tengah dan Timur

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Komisi I DPR RI Mendorong Siprus Menjadi Hub Baru Produk Indonesia untuk Menembus Pasar Eropa Tengah dan Timur
Foto: (Sumber : Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, dalam pertemuan dengan Duta Besar Siprus untuk Indonesia di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026). Foto: Septamares/Karisma.)

Pantau - Komisi I DPR RI mendorong Siprus menjadi hub distribusi produk Indonesia ke Eropa guna meningkatkan nilai perdagangan bilateral yang masih relatif kecil.

Ketua Komisi I DPR RI Utut Adianto menyampaikan bahwa kerja sama perdagangan Indonesia dan Siprus perlu dioptimalkan mengingat nilai perdagangan saat ini baru mencapai sekitar 33 juta dolar AS dengan defisit bagi Indonesia sebesar 16,5 juta dolar AS.

“Perdagangan kita masih kecil, padahal Indonesia memiliki banyak produk yang potensial dan dibutuhkan. Ini yang harus kita dorong ke depan,” ungkap Utut usai pertemuan dengan Duta Besar Siprus untuk Indonesia di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (1/4/2026).

Utut menilai secara strategis Siprus dapat dijadikan pintu masuk atau hub bagi produk Indonesia untuk menjangkau pasar Eropa Tengah dan Timur.

Ia menjelaskan bahwa selama ini Indonesia lebih banyak memanfaatkan jalur distribusi di Eropa Barat seperti Rotterdam dan Hamburg.

“Kalau di Eropa Barat kita punya Rotterdam dan Hamburg. Ke depan, kita melihat Siprus bisa menjadi hub baru untuk kawasan Eropa Tengah dan Timur,” jelasnya.

Utut menekankan pentingnya koordinasi lintas sektor, termasuk dengan Kementerian Luar Negeri dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin), untuk membuka akses pasar yang lebih luas.

Ia juga mendorong pelaku usaha Indonesia untuk mulai masuk ke pasar Siprus sebagai bagian dari strategi ekspansi.

“Harapannya, ada pengusaha kita yang bisa masuk ke sana. Bukan hanya produk tertentu seperti batik, tetapi juga berbagai produk unggulan lainnya,” imbuhnya.

Ia menambahkan bahwa meskipun jumlah penduduk Siprus relatif kecil, potensi pasar tetap terbuka tergantung pada kebutuhan dan minat konsumen.

Penulis :
Aditya Yohan