Pantau Flash
No market data
HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Cirebon Terapkan Salam “Kulanun-Mangga” untuk Lestarikan Budaya dan Perkuat Identitas Daerah

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemkab Cirebon Terapkan Salam “Kulanun-Mangga” untuk Lestarikan Budaya dan Perkuat Identitas Daerah
Foto: (Sumber : Bupati Cirebon Imron (tengah) saat memberikan keterangan di Cirebon, Jawa Barat. ANTARA/Fathnur Rohman..)

Pantau - Pemerintah Kabupaten Cirebon mulai menerapkan salam khas “Kulanun-Mangga” sebagai upaya melestarikan tradisi sekaligus memperkuat identitas budaya lokal.

Kebijakan tersebut diperkenalkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon pada Kamis (2/4).

Bupati Cirebon Imron mengatakan salam tersebut merupakan bagian dari upaya menghidupkan kembali kearifan lokal yang telah lama berkembang di masyarakat.

“Kebijakan tersebut diperkenalkan bertepatan dengan peringatan Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon pada Kamis (2/4) kemarin,” ungkapnya.

Upaya Menghidupkan Kearifan Lokal

Imron menjelaskan istilah “Kulanun-Mangga” bukan hal baru karena sudah menjadi kebiasaan masyarakat sejak lama.

“Kalau kita bertemu, ada kebiasaan yang jadi ciri khas kita. Itu yang sekarang kita angkat lagi,” ujarnya.

Ia menegaskan penggunaan salam tersebut tidak menggantikan salam nasional maupun keagamaan, melainkan sebagai pelengkap identitas lokal.

Akan Diterapkan dalam Berbagai Kegiatan

Pemerintah daerah berencana membiasakan penggunaan salam tersebut dalam berbagai kegiatan resmi maupun interaksi masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat memperkuat jati diri masyarakat Cirebon serta menjaga kelestarian budaya daerah.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi juga menilai penguatan simbol budaya seperti ini penting untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat.

“Keunggulan Cirebon itu peninggalannya masih ada, terlihat, dan hidup di masyarakat,” ucap Dedi.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan budaya sebagai bagian penting dari identitas masyarakat.

Penulis :
Ahmad Yusuf
Editor :
Ahmad Yusuf