HOME  ⁄  Nasional

Komisi XI DPR Apresiasi Kinerja Kemenkeu dan Pastikan Kesiapan Pemerintah Hadapi Lonjakan Harga Minyak Dunia

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Komisi XI DPR Apresiasi Kinerja Kemenkeu dan Pastikan Kesiapan Pemerintah Hadapi Lonjakan Harga Minyak Dunia
Foto: Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, dalam Rapat Kerja Komisi XI bersama Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, terkait Kinerja Penerimaan Negara Triwulan I TA 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin 6/4/2026 (sumber: DPR RI)

Pantau - Komisi XI DPR RI mengapresiasi kinerja Kementerian Keuangan dalam menjaga capaian pendapatan negara pada Triwulan I Tahun Anggaran 2026 serta mendorong penguatan penerimaan negara yang berkelanjutan dalam rapat kerja di Kompleks Parlemen, Senayan, Senin (6/4/2026).

Rapat kerja tersebut dipimpin Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dengan agenda membahas kinerja penerimaan negara Triwulan I TA 2026 serta isu strategis terkait stabilitas harga bahan bakar minyak (BBM).

Soroti Kesiapan Hadapi Lonjakan Harga Minyak

Isu kenaikan harga minyak dunia akibat dinamika geopolitik global menjadi perhatian dalam rapat tersebut karena berpotensi berdampak pada harga BBM di dalam negeri.

Misbakhun menekankan pentingnya transparansi pemerintah terkait kesiapan fiskal dalam menghadapi berbagai skenario harga minyak dunia.

Ia menyampaikan, "Saya ingin memastikan lagi, ini sangat penting untuk diketahui masyarakat bahwa exercise BBM pada harga 80 dolar AS per barel, 90 dolar AS per barel, hingga 100 dolar AS per barel, negara sudah siap, ya?"

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons bahwa pemerintah telah menyiapkan skenario hingga harga minyak mencapai 100 dolar AS per barel.

Ia menjelaskan, "Sudah siap. Yang kemarin diumumkan itu dengan asumsi USD 100, jadi kita sudah siap kalau sampai ke sana (harga minyak naik),"

Jaga Stabilitas Fiskal dan Daya Beli Masyarakat

Pernyataan tersebut mendapat sambutan positif dari pimpinan dan anggota Komisi XI DPR RI sebagai bentuk kesiapan pemerintah dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.

Misbakhun menegaskan bahwa kesiapan ini menjadi informasi penting bagi masyarakat.

Ia menambahkan, "Nah ini yang harus masyarakat tahu, bahwa pemerintah siap untuk tidak menaikkan harga BBM sampai akhir tahun,"

Ia juga menekankan bahwa penerimaan negara merupakan pondasi utama dalam menjaga keberlanjutan fiskal di tengah dinamika ekonomi global.

Menurutnya, kebijakan fiskal harus mampu menjaga daya beli masyarakat serta melindungi ekonomi rumah tangga dari tekanan eksternal.

Pemerintah terus berupaya menjaga stabilitas harga agar tidak mengalami kenaikan signifikan guna membantu masyarakat menghadapi tekanan ekonomi.

Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.

Penulis :
Shila Glorya