
Pantau - Satgas Operasi Damai Cartenz memastikan penegakan hukum terhadap anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) bernama Pulon Wonda dilakukan sesuai standar operasional prosedur saat penangkapan di Kampung Pruleme, Distrik Mulia, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah.
Penangkapan di Mulia Berujung Tindakan Tegas
Kaops Damai Cartenz Irjen Pol Faizal Rahmadani menyampaikan pernyataan tersebut dari Jayapura pada Senin, 6 April 2026.
Ia menyatakan, "Personel Satgas Penegakan Hukum Operasi Damai Cartenz sudah bertindak sesuai SOP saat melakukan penangkapan (Pulon Wonda) pada Selasa (2/4)."
Pulon Wonda ditembak pada bagian kaki karena berusaha melawan dan mencoba melarikan diri saat hendak diamankan oleh petugas.
Setelah penangkapan, aparat mengevakuasi Pulon Wonda dari Mulia ke Jayapura menggunakan pesawat.
Saat ini, Pulon Wonda menjalani perawatan di RS Bhayangkara Jayapura akibat luka tembak di kaki.
Terlibat Rangkaian Aksi Kekerasan
Pulon Wonda diketahui merupakan anggota KKB Kodap XII Lanny Jaya yang terlibat dalam berbagai aksi kekerasan pada periode 2010 hingga 2014.
Pada tahun 2010, ia melakukan penghadangan dan penembakan terhadap pengendara mobil Ranger Fort dan tukang ojek di Kali Semen Puncak Senyum Kampung Wandenggobak Distrik Mulia yang menyebabkan Lince Telenggen mengalami luka tembak di kepala, Yainal dan Ahmad Soleha meninggal dunia, serta Yokilekwo mengalami luka tembak di siku kanan.
Masih pada tahun 2010, ia terlibat penembakan terhadap anggota Brimob dan Polres Puncak Jaya di Air Terjun Kampung Lumbuk Tingginambut yang mengakibatkan Bripka Kamarul Huda, Brigadir Adam Anoh, dan Brigadir Hairudin Hamid mengalami luka tembak.
Pada tahun yang sama, terjadi penembakan terhadap rombongan Kasat Brimob Polda Papua dan Wadir Intelkam Polda Papua di Kampung Sanoba yang menewaskan Bripda Ahmad Mualam serta melukai Bripda Yadi Prayitno dan Brigadir Dwi Haryono.
Pada 5 Januari 2012 terjadi kontak senjata antara anggota Pos Merah Putih dengan KKB di Kampung Wuyukwi Distrik Mulia.
Pada 28 Januari 2012 terjadi penembakan terhadap anggota Brimob BKO Polres Puncak Jaya di Kampung Wandenggobak yang menewaskan Briptu Sukarno.
Pada 3 Desember 2012 terjadi penembakan warga sipil di Tiom Kabupaten Lanny Jaya yang menewaskan Ferdy Turuallo.
Pada 27 November 2012 terjadi penyerangan dan pembakaran Polsek Pirime Kabupaten Lanny Jaya yang menyebabkan Kapolsek Pirime Ipda Rolfi Takubessy serta dua anggotanya Brigpol Jefry Rumkorem dan Briptu Daniel Makuker meninggal dunia.
Pada 28 November 2012 terjadi penembakan terhadap rombongan Kapolda Papua saat itu Irjen Pol Tito Karnavian di Desa Nambume Distrik Pirime Kabupaten Lanny Jaya yang mengakibatkan korban luka.
Pada tahun 2014 terjadi penembakan terhadap anggota TNI-Polri di Pirime yang menyebabkan dua personel mengalami luka, salah satunya Brigpol Rusdi yang tertembak di bagian pinggang.
- Penulis :
- Shila Glorya









