HOME  ⁄  Nasional

Empat Pemda Pekalongan Raya Siap Bangun PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi Listrik

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Empat Pemda Pekalongan Raya Siap Bangun PSEL untuk Ubah Sampah Jadi Energi Listrik
Foto: (Sumber : Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid )kanan) bersama Menteri Lingkungan Hidup I, Hanif Faisol Nurofiq dan Plt Bupati Pekalongan, dan perwakilan dari Kabupaten Batang dan Pemalang berfoto bersama, di Jakarta belum lama ini. ANTARA/HO-Humas Kabupaten Pekalongan.)

Pantau - Empat pemerintah daerah di wilayah Pekalongan Raya, Jawa Tengah, sepakat mengembangkan instalasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) sebagai solusi mengatasi persoalan sampah sekaligus menghasilkan energi.

Komitmen Daerah dan Tahapan Awal

Wali Kota Pekalongan Afzan Arslan Djunaid menyatakan kesiapan Pemkot Pekalongan bersama Pemkab Pekalongan, Batang, dan Pemalang dalam merealisasikan proyek strategis tersebut.

"Secara prinsip kesiapan Pekalongan Raya untuk merealisasikan proyek strategis tersebut. Seluruh tahapan awal juga telah dipersiapkan, mulai dari penentuan lokasi hingga kesepakatan kerja sama antar-daerah," katanya.

Ia menegaskan pembangunan PSEL menjadi langkah penting untuk mengatasi persoalan sampah yang selama ini menjadi tantangan besar di daerah.

"Permasalahan sampah ini sangat urgen. Dengan adanya PSEL, kami berharap bisa menjadi solusi jangka panjang, tidak hanya mengurangi volume sampah tetapi juga menghasilkan energi listrik," ujarnya.

Target Kapasitas dan Manfaat Jangka Panjang

Saat ini, pemerintah daerah baru mampu menangani sekitar 50 persen persoalan sampah sehingga diperlukan solusi terintegrasi lintas wilayah.

Kerja sama empat daerah dinilai penting untuk memenuhi kebutuhan minimal pasokan sampah sekitar 1.000 ton per hari agar PSEL dapat beroperasi optimal.

"Dengan terpenuhinya kapasitas tersebut, diharapkan tidak ada lagi penumpukan sampah di wilayah Pekalongan Raya. Sistem yang akan dibangun ini bukan sekadar tempat pembuangan sampah melainkan fasilitas pengolahan sampah yang terintegrasi," kata Afzan.

Proyek ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam pengelolaan sampah sekaligus mendukung transisi energi di daerah.

Penulis :
Ahmad Yusuf