HOME  ⁄  Nasional

DPR Ingatkan Perbaikan Irigasi Jadi Kunci Jaga Ketahanan Pangan Nasional

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

DPR Ingatkan Perbaikan Irigasi Jadi Kunci Jaga Ketahanan Pangan Nasional
Foto: (Sumber : Anggota Komisi IV DPR RI, Ellen Esther Peleau, dalam RAKER dan RDP Komisi IV dengan Mentan, Kepala BAPANAS, Menteri KKP , DIRUT BULOG, PT PUPUK dan RNI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Selasa (7/4/2026). Foto: Arifman/Karisma.)

Pantau - Anggota Komisi IV DPR RI Ellen Esther Peleau mengingatkan pentingnya pengawasan dan perbaikan infrastruktur pertanian, khususnya irigasi, untuk menjaga fondasi ketahanan pangan nasional di tengah peningkatan produksi beras.

Produksi Beras Naik, Infrastruktur Harus Dibenahi

Ellen mengapresiasi capaian produksi beras nasional yang telah melampaui target pemerintah sebagai langkah penting memperkuat ketahanan pangan.

“Pencapaian produksi yang sudah melampaui target dari beras tentunya apresiasi yang sangat tinggi dan kami melihat sebagai capaian penting dalam memperkuat pondasi nasional,” ungkap Ellen.

Meski demikian, ia menilai keberhasilan tersebut harus diimbangi dengan perbaikan jaringan irigasi yang masih banyak mengalami kerusakan di berbagai daerah.

Ia meminta agar program rehabilitasi irigasi yang direncanakan pada 2025 mendapat pengawasan ketat agar tepat sasaran.

“Biasanya saluran irigasi dibangun tapi airnya tidak jalan. Jadi ini tentunya memerlukan perhatian dalam hal ini fungsi pengawasan dari Kementerian Pertanian,” ujarnya.

Dorong Diversifikasi Pangan Kurangi Ketergantungan Impor

Selain infrastruktur, Ellen juga menyoroti pentingnya penguatan komoditas pangan selain beras.

Ia menyebut sejumlah komoditas strategis seperti kedelai dan bawang putih masih bergantung pada impor.

“Seperti kedelai dan bawang putih yang sampai saat ini harus impor dari luar. Tentunya ini menjadi pergumulan bagi kita semua,” katanya.

Menurutnya, diversifikasi pangan perlu diperkuat agar ketahanan pangan nasional tidak bergantung pada satu komoditas saja.

Informasi tambahan, pernyataan tersebut disampaikan dalam rapat kerja dan rapat dengar pendapat Komisi IV DPR RI bersama sejumlah kementerian dan lembaga terkait di Kompleks Parlemen, Jakarta.

Penulis :
Ahmad Yusuf