HOME  ⁄  Nasional

Komisi XII DPR RI Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman dan Siap Tindak Tegas Penyelewengan

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi XII DPR RI Pastikan Pasokan BBM Nasional Aman dan Siap Tindak Tegas Penyelewengan
Foto: (Sumber : Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya usai Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Dirjen Migas KESDM, Kepala SKK Migas, Kepala BPH Migas, serta Dirut PT Pertamina Patra Niaga, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (10/4/2026). Foto: Jaka/Mahendra.)

Pantau - Komisi XII DPR RI memastikan pasokan dan distribusi BBM nasional dalam kondisi aman serta menegaskan komitmen penindakan tegas terhadap penyelewengan usai rapat dengan pemangku kepentingan migas di Senayan, Jakarta, Rabu (10/4/2026).

Pasokan Energi Nasional Terkendali

Ketua Komisi XII DPR RI Bambang Patijaya menyampaikan bahwa kondisi produksi migas nasional hingga distribusi BBM berada dalam situasi yang terjamin dan sesuai target.

“Secara umum semua terkondisi dengan baik, termasuk capaian lifting yang tetap sesuai target,” ungkapnya.

Ia menjelaskan bahwa laporan dari SKK Migas menunjukkan produksi migas masih berjalan sesuai target APBN tanpa kendala berarti.

Selain itu, BPH Migas memastikan distribusi BBM berjalan aman dengan pengawasan ketat, termasuk melibatkan aparat penegak hukum.

Penindakan Tegas dan Mitigasi Risiko Global

Komisi XII DPR RI menekankan pentingnya penindakan tegas terhadap praktik penyelewengan BBM, bahkan mendorong pemberian sanksi berat hingga kategori tindak pidana korupsi.

Bambang juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan BBM secara bijak agar stabilitas pasokan tetap terjaga di tengah dinamika global.

“Kami berharap ada kesadaran bersama. Di tengah kondisi global seperti sekarang, ketahanan energi menjadi sangat penting dan harus dijaga bersama,” tegasnya.

Sementara itu, PT Pertamina Patra Niaga memastikan distribusi BBM dan LPG berjalan lancar serta telah menyiapkan langkah mitigasi untuk mengantisipasi gangguan pasokan global.

“Mitigasi sudah disiapkan, sehingga suplai minyak mentah maupun BBM tetap aman dan tidak terganggu,” jelasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf